kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Organon Pharma (SCPI) Akan Delisting, Pemegang Saham Ditawari Tender Offer Rp 100.000


Minggu, 17 Mei 2026 / 22:41 WIB
Organon Pharma (SCPI) Akan Delisting, Pemegang Saham Ditawari Tender Offer Rp 100.000
ILUSTRASI. PT Organon Pharma Indonesia Tbk (SCPI) (Dok/SCPI)


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Organon Pharma Indonesia Tbk (SCPI) akan delisting alias menjadi perusahaan tertutup. Rencana tersebut akan dimintakan izin dari pemegang saham utama dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). 

Rencana go private dan delisting ini akan dilaksanakan dengan pertimbangan dan berbagai alasan. Pertama, saham SCPI tidak lagi aktif diperdagangkan. Kedua, kerdasarkan data pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan selama tiga tahun terakhir, tingkat kehadiran dan partisipasi pemegang saham publik dalam rapat-rapat tersebut sangat rendah. 

Manajemen SCPI dalam keterbukaan informasi di BEI juga menjelaskan jika melalui pelaksanaan go private dan delisting ini akan membuat pemegang saham publik berkesempatan untuk menjual saham yang dimilikinya dengan harga premium dibandingkan harga historis saham. Terakhir harga saham SCPI berada di Rp 29.000 per saham. 

Baca Juga: Rupiah Pecah Rekor Terlemah, Outflow Asing dan Sentimen MSCI Jadi Tekanan

Sampai dengan saat ini, SCPI dapat membiayai sendiri kegiatan operasional dan oleh karenanya, perusahaan ini tidak melihat adanya kebutuhan untuk mencari dana dari masyarakat atau publik. 

Rencana Go Private dan Delisting SCPI sejalan dengan kebijakan global dari Grup Merck, dimana Grup Merck terus melakukan restrukturisasi grup secara global setelah melakukan merger dengan Schering-Plough pada tahun 2009. Selain itu, pada tahun 2021 telah dilakukan transaksi spin off pada tingkat pemegang saham SCPI.

Saat ini saham publik SCPI tersisa sebanyak 43.664 saham setara dengan 1,21% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Sedangkan mayoritas saham sebanyak 98,79% saham setara dengan 3,56 juta saham dimiliki oleh Organon LLC. 

Berdasarkan penawaran pemegang saham mayoritas SCPI yakni Organon LCC akan menawarkan saham tender offer sebesar Rp 100.000 per saham. Harga ini jauh lebih premium dari harga tertinggi 12 bulan terakhir di Rp 32.063 per saham. 

Atas aksinya ini, SCPI akan menggelar RUPSLB pada Selasa 23 Juni 2026 pukul 14.00 WIB di Sinarmas MSIG Tower. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×