Reporter: Dimas Andi | Editor: Noverius Laoli
Sementara itu, dalam riset 11 Juni 2026, Research Analyst MNC Sekuritas M. Rudy Setiawan memperkirakan permintaan semen SMGR akan tumbuh secara moderat menjadi 38,9 juta ton pada 2026 dan 39,1 juta ton pada 2027.
Hal ini didukung oleh pemulihan bertahap dalam permintaan domestik dan kontribusi ekspor yang lebih kuat.
Sementara itu, pertumbuhan ASP kemungkinan akan tetap terbatas sekitar 1% per tahun yang mencerminkan strategi penerusan biaya terukur perusahaan di tengah lingkungan pasar yang sangat kompetitif.
Baca Juga: Intip Rekomendasi Saham Semen Indonesia (SMGR) yang Sedang Ngebut
"Meskipun tren volume membaik, kelebihan pasokan industri tetap menjadi hambatan utama yang membatasi kekuatan penetapan harga SMGR dan potensi perluasan margin," tulis dia melalui riset.
Lantas, Rudy merekomendasikan hold saham SMGR dengan target harga di level Rp 1.785 per saham.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













