kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.940   28,00   0,16%
  • IDX 6.062   -9,55   -0,16%
  • KOMPAS100 782   -2,84   -0,36%
  • LQ45 599   -2,03   -0,34%
  • ISSI 211   -0,11   -0,05%
  • IDX30 332   -1,10   -0,33%
  • IDXHIDIV20 424   -0,90   -0,21%
  • IDX80 89   -0,30   -0,33%
  • IDXV30 115   -0,10   -0,08%
  • IDXQ30 108   -0,14   -0,13%

Saham-saham emiten ini masuk daftar efek margin dan short sell, apa kata analis?


Kamis, 02 Januari 2020 / 22:33 WIB
ILUSTRASI. Personel Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) berjalan di dekat monitor pergerakan bursa saham saat pembukaan perdagangan saham tahun 2020 di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (2/1/2020). Pada awal perdagangan pertama tahun 2020, Indeks Harg


Reporter: Kenia Intan | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan lima saham baru yang masuk ke dalam daftar efek margin dan daftar efek short sell. Rinciannya, empat saham masuk ke dalam daftar efek margin dan satu saham masuk ke dalam daftar efek short sell.

Adapun empat emiten yang masuk dalam daftar efek margin adalah PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI), PT Garuda Indonesia (persero) Tbk. (GIAA), PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN), dan PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN). Sementara itu, KEEN juga tercatat masuk dalam daftar efek shortsell. 

Baca Juga: Simak saham-saham yang masuk dalam daftar efek margin dan shortsell bulan Oktober

Selain ada saham yang masuk ke dalam daftar efek margin , ada pula saham-saham yang keluar dari daftar tersebut,  seperti PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), PT Bank Ganesha Tbk (BGTG), PT Sentral Mitra Informatika Tbk (LUCK), dan PT Intermedia Capital Tbk (MDIA). Adapun untuk ADHI, BGTG, dan LUCK juga tercatat keluar dari daftar Efek Short sell. 

"Daftar Efek tersebut mulai berlaku tanggal 2 Januari 2020," kata kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI Irvan Susandy dalam keterangan yang disampaikan, Senin (30/12). 

Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee menyampaikan dengan masuknya saham-saham baru tersebut ke dalam daftar efek margin dan daftar efek short sell akan meningkatkan likuiditas saham.

Baca Juga: Tridomain Performance (TDPM) bidik pertumbuhan penjualan 15% tahun ini

"Biasanya, jika mereka mendapatkan pendanaan, sahamnya menjadi lebih likuid," kata Hans Kwee ketika dihubungi Kontan.co.id, Kamis (2/1).

Berdasar data yang dihimpun Kontan.co.id, saham margin merupakan saham yang boleh ditransaksikan menggunakan fasilitas margin yang disediakan perusahaan sekuritas. Fasilitas margin ini memungkinkan nasabah membeli saham beberapa kali lipat dari jumlah dana yang tersedia.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×