Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Oxala Energy International Tbk (PIPA) memperluas pijakannya di sektor energi. Perusahaan yang sebelumnya bernama PT Multi Makmur Lemindo Tbk ini menandatangani Perjanjian Jual Beli Bersyarat atas Saham alias Conditional Share Purchase Agreement (CSPA) untuk mengakuisisi 75% saham PT Aztech Pandu Persada.
Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 7 September 2026 dan menjadi langkah strategis Oxala Energy untuk memperluas jaringan bisnisnya di bidang pertambangan minyak dan gas bumi (migas), perdagangan, serta jasa.
Sekretaris Perusahaan Oxala Energy International Haerul Maelani dalam keterbukaan informasi di BEI pada Selasa (8/9/2026) menjelaskan, Oxala Energy akan membeli saham Aztech Pandu dari Riki Rinaldi Idham. "Saham yang akan diambil alih mencapai 75% dari seluruh modal disetor Aztech Pandu Persada. Dengan kepemilikan tersebut, Oxala Energy nantinya akan menjadi pemegang saham mayoritas perusahaan target," terang dia.
Baca Juga: IHSG Melonjak 1% ke Level 6.686, Cermati Saham Net Buy Terbesar Asing, Selasa (8/9)
Perusahaan ini menegaskan Riki tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Oxala Energy. Dengan demikian, transaksi tersebut bukan merupakan transaksi afiliasi.
Meski kesepakatan telah ditandatangani, nilai final transaksi belum ditentukan. Nilai indikatif akan ditetapkan berdasarkan kesepakatan tertulis para pihak setelah proses uji tuntas (due diligence) selesai dilakukan.
Untuk mekanisme pembayarannya, Oxala Energy menyiapkan sejumlah opsi. Pembayaran dapat dilakukan melalui penerbitan saham baru, surat utang, ataupun mekanisme transaksi lain yang nantinya disepakati oleh para pihak.
Haerul menargetkan proses penyelesaian transaksi rampung dalam waktu enam bulan sejak CSPA ditandatangani. Namun, penyelesaian akuisisi masih bergantung pada terpenuhinya sejumlah persyaratan pendahuluan (conditions precedent). Salah satunya adalah memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Oxala Energy, selain pemenuhan ketentuan dan regulasi yang berlaku.
Oxala Energy menyebut akuisisi ini diharapkan dapat memperluas kapasitas bisnis perseroan di sektor energi dan migas. "Konsolidasi kegiatan usaha Aztech Pandu Persada juga diharapkan dapat memperkuat portofolio investasi sekaligus membuka potensi tambahan pendapatan bagi perusahaan," papar Haerul.
Perusahaan ini menegaskan jika akuisisi 75% saham Aztech Pandu Persada tidak akan mengubah status Pemegang Saham Pengendali (PSP).
Harga saham PIPA ditutup naik 15,58% di level Rp 230 per saham pada Selasa (8/9/2026). Dalam satu bulan saham PIPA telah naik 85,48%.
Baca Juga: Harga Bitcoin Terkoreksi, Dana ETF Spot AS Justru Masuk US$3,8 Miliar
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













