kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -50.000   -1,86%
  • USD/IDR 17.867   -20,00   -0,11%
  • IDX 6.394   -55,70   -0,86%
  • KOMPAS100 825   -5,54   -0,67%
  • LQ45 627   -3,56   -0,56%
  • ISSI 224   -2,66   -1,17%
  • IDX30 351   -1,55   -0,44%
  • IDXHIDIV20 428   -1,09   -0,25%
  • IDX80 94   -0,66   -0,69%
  • IDXV30 119   -0,38   -0,32%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,55%

Oxala Energy (PIPA) Siapkan Akuisisi di Sektor Gas Bumi, Ini Targetnya


Rabu, 19 Agustus 2026 / 15:22 WIB
Oxala Energy (PIPA) Siapkan Akuisisi di Sektor Gas Bumi, Ini Targetnya
ILUSTRASI. PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) (KONTAN/PIPA)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Oxala Energy International Tbk (PIPA), yang sebelumnya bernama PT Multi Makmur Lemindo Tbk, tengah memfinalisasi rencana akuisisi perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan gas bumi.

Rencana akuisisi tersebut saat ini dalam tahap finalisasi antara PIPA dan PT Morris Capital Indonesia (MCI). Berdasarkan keterbukaan informasi, para pihak menargetkan penyelesaian dan penandatanganan Conditional Share Purchase Agreement (CSPA) pada Agustus 2026.

Sekretaris Perusahaan Oxala Energy International Haerul Maelani mengatakan, rencana transaksi tersebut masih harus melalui sejumlah tahapan sebelum dapat direalisasikan.

Baca Juga: Rupiah Ditutup Menguat ke Rp 17.840 Per Dolar AS Hari Ini (19/8), Asia Perkasa

“Para pihak menargetkan penyelesaian dan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Bersyarat atas rencana akuisisi ini pada bulan Agustus 2026,” tulis Haerul dalam keterbukaan informasi yang dirilis, Rabu (19/8).

Adapun perusahaan yang menjadi target akuisisi telah beroperasi sekitar 14 tahun dengan kegiatan usaha di bidang perdagangan alat teknik, konstruksi, dan jasa konsultan teknik. Perusahaan tersebut memiliki omzet sekitar Rp 40 miliar per tahun.

Sejak 2025, perusahaan target juga mulai melakukan ekspansi ke bisnis pengolahan minyak dan gas bumi. Ekspansi tersebut ditandai dengan perolehan kontrak strategis dengan nilai lebih dari US $100 juta.

Dari sisi keuangan, total aset perusahaan target per 31 Desember 2025 tercatat sekitar Rp 476 miliar. Nilai aset tersebut diproyeksikan meningkat menjadi sekitar Rp 920 miliar pada akhir 2026.

Haerul menjelaskan perusahaan target juga memiliki potensi pendapatan sekitar Rp 250 miliar per tahun dengan margin EBITDA sekitar 60%. Meski begitu, keterbukaan informasi PIPA belum mengungkapkan identitas perusahaan target maupun nilai transaksi akuisisi.

Haerul menyebut rencana akuisisi tersebut menjadi bagian dari upaya PIPA memperluas kegiatan usaha ke sektor energi. Jika transaksi terealisasi, bisnis pengolahan gas bumi perusahaan target diharapkan menjadi sumber pertumbuhan baru bagi PIPA.

“Apabila rencana akuisisi terealisasi, kegiatan usaha pengolahan gas bumi Perusahaan Target diharapkan menjadi sumber pertumbuhan baru bagi Perseroan serta memperkuat transformasi bisnis ke sektor energi,” kata Haerul

Selain membuka sumber pertumbuhan baru, transaksi tersebut diproyeksikan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan, efisiensi EBITDA, dan kinerja keuangan konsolidasian PIPA pada masa mendatang.

Namun, rencana akuisisi tersebut masih belum final dan mengikat. Pelaksanaannya masih bergantung pada finalisasi dan penandatanganan perjanjian definitif, pemenuhan persyaratan pendahuluan. 

Baca Juga: BMAS Siapkan Rights Issue 2,87 Miliar Saham, Bidik Penguatan Modal dan Kredit

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×