kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Rupiah menanti data inflasi


Senin, 01 Januari 2018 / 21:29 WIB


Reporter: Tane Hadiyantono | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah di pengujung tahun 2017 pada Jumat (29/12) ditutup menguat 0,1% ke level Rp 13.550 per dollar AS di pasar spot. Sama, di kurs tengah Bank Indonesia, rupiah juga menguat 0,09% ke Rp 13.548 per dollar.

Rilis data inflasi Indonesia pada awal hari pertama perdagangan di Selasa (2/1) akan jadi sorotan pasar yang bisa mempengaruhi rupiah.

"Pasar menunggu publikasi inflasi dan jadi ruang penguatan untuk rupiah," jelas Ekonom Bank Mandiri Rully Arya Wisnubroto pada KONTAN, Senin (1/1).

Menurutnya, secara bulanan, inflasi akan terjaga dalam rentang 0,3% - 0,4%.

Namun Research & Analyst Monex Investindo Future Faisyal berpendapat lain, menurutnya rupiah esok berpotensi melemah lantaran terdapat potensi kuat dollar bakal unggul.

"Dollar di awal tahun kemungkinan bakal kuat karena paska reformasi pajak AS," kata Faisyal.

Faisyal perkirakan rupiah akan melemah ke kisaran Rp 13.550 - Rp 13.600 per dollar.

Rully perkirakan esok rupiah akan menguat ke kisaran Rp 13.540 - Rp 13.570 per dollar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×