kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.568   15,00   0,09%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Hari Ini (15/5) Bursa Saham BEI Libur atau Buka?


Jumat, 15 Mei 2026 / 06:53 WIB
Diperbarui Jumat, 15 Mei 2026 / 06:54 WIB
Hari Ini (15/5) Bursa Saham BEI Libur atau Buka?
ILUSTRASI. Hari Ini (15/5) Bursa Saham BEI Libur atau Masuk?


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Pemerintah menetapkan hari Jumat 15 Mei 2026 sebagai cuti bersama. Lalu, perdagangan saham di Bursa Efek indonesia (BEI) hari ini libur atau buka?

Sesuai Surat Keputusan Bersama Tiga Menteri, Jumat 15 Mei 2026 adalah cuti bersama Hari kenaikan Yesus Kristus. Cuti bersama berlaku untuk instansi pemerintah, pendidikan dan industri finansial. 

BEI mengumumkan libur perdagangan bursa dalam rangka memperingati Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus. Libur bursa berlangsung pada Kamis, 14 Mei 2026. Selain itu, Jumat, 15 Mei 2026 juga ditetapkan sebagai cuti bersama sehingga aktivitas perdagangan pasar modal berhenti selama dua hari berturut-turut.

Perdagangan bursa akan kembali dibuka pada Senin, 18 Mei 2026.

Adapun jadwal perdagangan saham pada hari tersebut dimulai pada sesi I pukul 09.00–12.00 WIB dan sesi II berlangsung pukul 13.30–15.49 WIB.

Tonton: Rp 17.529 per Dollar AS, Kurs Rupiah Di Titik Terendah Dalam Sejarah, Ini Dampaknya!

IHSG jatuh ke level terendah baru

Menjelang libur panjang, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru ditutup melemah tajam pada perdagangan Rabu (13/5/2026).

IHSG anjlok 135 poin atau turun 1,98% ke level 6.723. Posisi tersebut menjadi level terendah baru dalam lebih dari setahun terakhir. 

Tekanan utama datang dari kejatuhan saham-saham berkapitalisasi besar (big cap) setelah dicoret dari daftar MSCI Global Standard Indexes.

Sejumlah saham yang menjadi penekan utama IHSG antara lain TPIA, DSSA, AMMN, BREN, CUAN, dan AMRT.

Selain itu, koreksi juga terjadi pada saham-saham big cap lainnya seperti MORA, MLPT, dan AALI.

Baca Juga: Harga Rp 400-an, Saham Ini Beri Yield Dividen 11%, Cek Jadwal Cum & Pembayaran

Sektor material dasar dan infrastruktur tertekan

Dari sisi sektoral, tekanan terbesar berasal dari sektor material dasar yang anjlok lebih dari 4,43%. Sementara itu, sektor infrastruktur turun 2,72%.

Beberapa sektor lain seperti energi, konsumer primer, teknologi, konsumer nonprimer, hingga keuangan juga bergerak di zona merah.

Di tengah tekanan IHSG, sektor transportasi masih mencatat penguatan signifikan sebesar 4,89%. Selain itu, sektor industri juga naik 1,26%.

Sentimen MSCI menjadi perhatian pasar

Pelemahan IHSG kali ini menunjukkan besarnya pengaruh perubahan indeks MSCI terhadap pergerakan pasar saham domestik.

Keluarnya sejumlah saham dari indeks MSCI memicu aksi jual investor dan meningkatkan tekanan pada saham-saham big cap di Bursa Efek Indonesia. 

Investor asing mencatatkan net sell (jual bersih) yang signifikan di seluruh pasar Indonesia, dengan nilai mencapai Rp 1,53 triliun pada Rabu (13/5). Saham Paling Banyak Dijual (Top Sell):

  • PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI): Rp 273,55 miliar.
  • PT Bank Mandiri Tbk (BMRI): Rp 139,76 miliar.
  • PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN): Rp 134,73 miliar.
  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp 91,76 miliar.
  • PT Bumi Resources Tbk (BUMI): Rp 85,88 miliar.. 
Prabowo Soroti Izin Usaha Bertahun-tahun, Bentuk Satgas Deregulasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×