Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot tak bertenaga dan menghentikan penguatan yang sudah terjadi untuk sesi keempat secara berturut-turut pada perdagangan hari ini. Selesa (11/8/2026), rupiah spot ditutup di level Rp 17.861 per dolar Amerika Serikat (AS).
Ini membuat rupiah melemah 0,59% dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya yang berada di Rp 17.755 per dolar AS. Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia.
Hingga pukul 15.00 WIB, peso Filipina menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,84%. Diikuti, baht Thailand yang ambles 0,46%.
Baca Juga: Suksesi Gubernur BI Jadi Sorotan, Simak Efeknya ke Pergerakan Rupiah
Selanjutnya, dolar Taiwan yang sudah ditutup terkoreksi 0,22% dan rupee India tertekan 0,15%. Lalu, dolar Singapura terdepresiasi 0,09%.
Berikutnya ada yen Jepang turun 0,04% dan ringgit Malaysia tergelincir 0,03%. Disusul, yuan China yang turun 0,02%.
Kemudian, dolar Hong Kong terlihat melemah tipis 0,01% terhadap the greenback pada hari ini.
Sementara itu, won Korea Selatan menjadi satu-satunya mata uang yang masih menguat terhadap dolar AS setelah naik 0,01%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
