Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot tampil perkasa dan ditutup menguat untuk sesi keempat secara berturut-turut pada perdagangan hari ini. Senin (10/8/2026), rupiah spot ditutup di level Rp 17.755 per dolar Amerika Serikat (AS).
Ini membuat rupiah menguat 0,8% dibandingkan dengan penutupan Jumat (7/8/2026) yang berada di Rp 17.897 per dolar AS. Alhasil, rupiah menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia.
Hingga pukul 15.00 WIB, pergerakan mata uang di Asia bervariasi. Di mana, peso Filipina berada satu level di bawah rupiah setelah ditutup melonjak 0,34%.
Baca Juga: Pendapatan Wahana Interfood (COCO) Tumbuh 4,3% pada Kuartal II-2026
Selanjutnya ada dolar Taiwan yang ditutup terangkat 0,26% dan baht Thailand terkerek 0,25%. Diikuti, ringgit Malaysia naik 0,05%.
Kemudian ada yuan China yang menguat tipis 0,006% terhadap the greenback pada sore ini.
Sementara itu, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,71%. Disusul, yen Jepang yang tertekan 0,46%.
Berikutnya ada dolar Singapura terdepresiasi 0,06% dan rupee India terkoreksi 0,05%. Lalu, dolar Hong Kong melemah tipis 0,008%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
