kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.868   -67,00   -0,37%
  • IDX 5.862   -33,87   -0,57%
  • KOMPAS100 760   -4,74   -0,62%
  • LQ45 579   -4,71   -0,81%
  • ISSI 203   0,06   0,03%
  • IDX30 329   -2,57   -0,77%
  • IDXHIDIV20 404   -3,72   -0,91%
  • IDX80 86   -0,50   -0,58%
  • IDXV30 109   -0,56   -0,51%
  • IDXQ30 106   -0,95   -0,89%

Permintaan Semen Diproyeksi Meningkat pada 2023, Berikut Saham Pilihan Analis


Senin, 02 Januari 2023 / 14:30 WIB
Pabrik semen Dynamix produksi PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB). Permintaan Semen Diproyeksi Meningkat pada 2023, Berikut Saham Pilihan Analis.


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Secara histori, kampanye politik 2023 menjelang momentum pemilihan umum (pemilu) yang bakal digelar 2024 mengangkat penjualan semen.

Daniel Aditya Widjaja, Analis Samuel Sekuritas Indonesia, mencatat, berkaca pada pemilu-pemilu sebelumnya, menjelang pemilu penjualan semen kerap melonjak. 

Tahun ini juga ada kenaikan anggaran infrastruktur pemerintah sebesar 7,75% menjadi Rp 392 triliun. 

Sejalan dengan itu, pembangunan infrastruktur domestik diproyeksi berjalan secara masif.

Baca Juga: Simak Rekomendasi Saham Pilihan LQ45 dan KOMPAS100 Jelang Rotasi Sektor di Tahun 2023

Kondisi tersebut akan berdampak positif terhadap permintaan semen nasional. "Penjualan semen di 2023 bisa naik 1%-2% secara tahunan," ujar Daniel

Analis MNC Sekuritas Rudy Setiawan menambahkan, kenaikan anggaran infrastruktur akan mendorong kelancaran proyek IKN. 

"Kami proyeksi, volume penjualan semen tahun 2023-2024 sekitar 68 juta ton sampai 70 ton," ujarnya.

Rudy juga memproyeksi, permintaan semen untuk proyek IKN di tahun 2022-2024 mencapai 1,6 juta ton. 

Hitungan Rudy, permintaan semen untuk proyek IKN pada 2025-2029 naik ke 4 juta ton.

Baca Juga: Simak Rekomendasi Saham Pilihan LQ45 dan KOMPAS100 Jelang Rotasi Sektor di Tahun 2023

Lalu, naik menjadi 6 juta ton pada 2030-2034. Pada 2034-2039, permintaan semen di IKN berpotensi naik jadi 8 juta ton. 

"PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) berpotensi memainkan peran besar di proyek IKN," imbuh Rudy.

 




TERBARU

[X]
×