kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Permintaan Semen Diproyeksi Meningkat pada 2023, Berikut Saham Pilihan Analis


Senin, 02 Januari 2023 / 14:30 WIB
Pabrik semen Dynamix produksi PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB). Permintaan Semen Diproyeksi Meningkat pada 2023, Berikut Saham Pilihan Analis.


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Secara histori, kampanye politik 2023 menjelang momentum pemilihan umum (pemilu) yang bakal digelar 2024 mengangkat penjualan semen.

Daniel Aditya Widjaja, Analis Samuel Sekuritas Indonesia, mencatat, berkaca pada pemilu-pemilu sebelumnya, menjelang pemilu penjualan semen kerap melonjak. 

Tahun ini juga ada kenaikan anggaran infrastruktur pemerintah sebesar 7,75% menjadi Rp 392 triliun. 

Sejalan dengan itu, pembangunan infrastruktur domestik diproyeksi berjalan secara masif.

Baca Juga: Simak Rekomendasi Saham Pilihan LQ45 dan KOMPAS100 Jelang Rotasi Sektor di Tahun 2023

Kondisi tersebut akan berdampak positif terhadap permintaan semen nasional. "Penjualan semen di 2023 bisa naik 1%-2% secara tahunan," ujar Daniel

Analis MNC Sekuritas Rudy Setiawan menambahkan, kenaikan anggaran infrastruktur akan mendorong kelancaran proyek IKN. 

"Kami proyeksi, volume penjualan semen tahun 2023-2024 sekitar 68 juta ton sampai 70 ton," ujarnya.

Rudy juga memproyeksi, permintaan semen untuk proyek IKN di tahun 2022-2024 mencapai 1,6 juta ton. 

Hitungan Rudy, permintaan semen untuk proyek IKN pada 2025-2029 naik ke 4 juta ton.

Baca Juga: Simak Rekomendasi Saham Pilihan LQ45 dan KOMPAS100 Jelang Rotasi Sektor di Tahun 2023

Lalu, naik menjadi 6 juta ton pada 2030-2034. Pada 2034-2039, permintaan semen di IKN berpotensi naik jadi 8 juta ton. 

"PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) berpotensi memainkan peran besar di proyek IKN," imbuh Rudy.

 




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×