kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.700.000   20.000   0,75%
  • USD/IDR 17.890   8,00   0,04%
  • IDX 6.302   -72,08   -1,13%
  • KOMPAS100 823   -12,50   -1,50%
  • LQ45 627   -6,68   -1,05%
  • ISSI 217   -3,15   -1,43%
  • IDX30 351   -3,41   -0,96%
  • IDXHIDIV20 427   -2,06   -0,48%
  • IDX80 94   -1,35   -1,41%
  • IDXV30 117   -1,05   -0,89%
  • IDXQ30 111   -0,62   -0,56%

Siapkan Akuisisi Baru, Energi Mega (ENRG) Bidik Aset Migas Produktif


Kamis, 13 Agustus 2026 / 18:00 WIB
Siapkan Akuisisi Baru, Energi Mega (ENRG) Bidik Aset Migas Produktif
ILUSTRASI. Energi Mega Persada Tbk ENRG (Dok/ENRG )


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Entitas Grup Bakrie, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) masih membuka peluang akuisisi aset minyak dan gas bumi (migas) baru, terutama aset yang telah berproduksi, untuk memperluas portofolio sekaligus menambah produksi.

Head of Investor Relations PT Energi Mega Persada Tbk Herwin Wahyu Hidayat menuturkan akuisisi menjadi salah satu strategi ENRG dalam memperbesar basis aset. Dalam lima tahun terakhir, ENRG rata-rata mengakuisisi satu hingga dua aset setiap tahun.

“Setiap tahunnya, dalam lima tahun terakhir, kami mengakuisisi setidaknya satu sampai dua aset, apalagi yang sudah berproduksi,” jelasnya dalam diskusi virtual, Kamis (13/8/2026). 

Baca Juga: Energi Mega (ENRG) Siapkan Ekspansi, Bor 120 Sumur Hingga Lima Tahun Mendatang

Untuk tahun ini, ENRG memang belum mengumumkan transaksi akuisisi baru. Meski demikian, Herwin bilang pihaknya masih memantau dan mengidentifikasi berbagai peluang aset yang berpotensi masuk ke dalam portofolio ENRG.

“Targetnya tentunya di tahun ini belum ada yang kami umumkan, rencana akuisisi kami. Harapannya bisa segera terlaksana apabila ada target akuisisi dari aset baru,” kata Herwin.

Selain akuisisi, ENRG akan terus mengembangkan aset secara organik. Strategi tersebut mencakup pengembangan aset yang telah berproduksi maupun aset yang diproyeksikan mulai menghasilkan produksi dalam waktu dekat.

Salah satu katalis terdekat berasal dari aset Gebang di Sumatera Utara. ENRG menargetkan aset tersebut mulai berproduksi pada semester I-2027 dengan kapasitas awal sekitar 40 juta kaki kubik gas per hari (MMscfd).

“Pada semester pertama tahun depan, kami akan mulai memproduksikan 40 juta kaki kubik gas dari aset Gebang di Sumatra Utara. Itu katalis penting karena akan menambah produksi dan cash flow perusahaan,” kata Herwin. 

Baca Juga: SBN Rp 190 Triliun Jatuh Tempo, Yield Obligasi Berpeluang Turun

Herwin bilang ENRG juga tetap mengembangkan aset gas sebagai bagian dari strategi jangka menengah. Dalam tiga sampai lima tahun mendatang, kontribusi produksi gas diproyeksikan masih berada di atas 70% dari total produksi ENRG.

Meski gas tetap menjadi fokus utama, ENRG tidak menutup peluang mengakuisisi blok minyak. Menurutnya, peluang tersebut akan diambil apabila aset yang tersedia memenuhi kriteria investasi dan akuisisi yang telah ditetapkan ENRG.

“Fokus kami tetap mengembangkan aset-aset gas, tapi tidak menutup kemungkinan apabila ada kesempatan untuk melakukan akuisisi blok minyak, asalkan memenuhi kriteria investasi,” kata Herwin.

Sementara itu, Vice President & CFO Energi Mega Persada Edoardus Ardianto menambahkan ENRG akan mengalokasikan profit dan arus kas untuk mendukung pengembangan aset. Penggunaan tersebut mencakup belanja modal dan kebutuhan modal kerja.

Dengan harga minyak yang relatif lebih tinggi dibandingkan tahun lalu, ENRG berencana melakukan pengembangan aset secara agresif mulai 2026. Strategi ini ditujukan untuk meningkatkan produksi sekaligus memperkuat arus kas operasional.

“Dengan kenaikan harga minyak ini, fokus kami terutama untuk 2026 dan selanjutnya adalah melakukan pengembangan secara agresif. Profit ataupun arus kas akan kami gunakan untuk belanja modal,” kata Edoardus.

Edoardus mengatakan pengembangan akan diarahkan pada aset ENRG yang telah berproduksi maupun yang diproyeksikan mulai berproduksi dalam waktu dekat. Di saat bersamaan, perusahaan tetap memonitor peluang merger dan akuisisi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×