kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.965.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.830   0,00   0,00%
  • IDX 6.438   38,22   0,60%
  • KOMPAS100 926   8,20   0,89%
  • LQ45 723   5,45   0,76%
  • ISSI 205   2,17   1,07%
  • IDX30 376   1,61   0,43%
  • IDXHIDIV20 454   0,42   0,09%
  • IDX80 105   1,01   0,98%
  • IDXV30 111   0,45   0,40%
  • IDXQ30 123   0,28   0,22%

Pendapatan Sri Rejeki Isman (SRIL) turun 3,83% pada semester I 2020


Jumat, 31 Juli 2020 / 07:29 WIB
Pendapatan Sri Rejeki Isman (SRIL) turun 3,83% pada semester I 2020
ILUSTRASI. Pabrik tekstil PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex


Reporter: Nur Qolbi | Editor: Noverius Laoli

Penjualan produk terkait Covid-19

Meski pendapatan mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu, namun manajemen Sritex menilai bahwa kinerja masih terjaga. Mengingat, dampak ekonomi semasa pandemi Covid-19 cukup signifikan terjadi pada kuartal kedua tahun ini di lintas sektor.

Ini juga berkat upaya Sritex dalam beradaptasi dan meraih peluang bisnis di tengah pandemi. Sebagaimana diketahui, sejak Covid-19 merebak di negara lain dan Indonesia, SRIL menggarap lini bisnis baru, yakni penjualan produk Alat Pelindung Diri (APD) seperti baju APD dan masker non-medis.

Sekretaris Perusahaan, Sri Rejeki Isman, Welly Salam memperkirakan, permintaan produk ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun secara domestik dan ditopang oleh ekspor. Pasalnya, perkembangan penularan Covid-19 masih tinggi dan Indonesia memiliki jumlah populasi penduduk yang besar.

Baca Juga: Bursa saham masih banjir dividen! Cek cum dividen 8 emiten sepekan ke depan

"Produksi yang dimulai sejak akhir kuartal I-2020 ini berpotensi mencatat penjualan sebesar US$ 100-130 juta sepanjang tahun ini," ungkap Welly dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/7).

Hingga Juni 2020, penjualan produk-produk baru terkait Covid-19 dari Sritex berkontribusi sekitar 9% dari total penjualan. "Ke depannya, SRIL masih akan terus mengembangkan produk-produk baru terkait Covid-19 seperti safety fashion, breathable face mask, dan lain-lain," kata Welly.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

[X]
×