kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45761,05   23,90   3.24%
  • EMAS1.013.000 -0,30%
  • RD.SAHAM -0.06%
  • RD.CAMPURAN -0.43%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.03%

Pemerintah akan jual ORI kedua tahun ini, simak prediksi bunganya


Jumat, 14 Agustus 2020 / 20:25 WIB
Pemerintah akan jual ORI kedua tahun ini, simak prediksi bunganya
ILUSTRASI. Obligasi Negara Ritel seri 017 (ORI017)

Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah pada tahun ini menjadwalkan penerbitan enam obligasi ritel. Sejauh ini, tiga obligasi ritel sudah diterbitkan, yakni saving bond ritel seri SBR009 pada 27 Januari 2020, sukuk ritel (sukri) seri SR012 pada 24 Februari 2020, dan obligasi negara ritel (ORI) seri ORI017 pada 15 Juni 2020.

Pemerintah sudah menyiapkan SR013 sebagai obligasi ritel berikutnya. Rencananya SR013 akan diterbitkan pada akhir Agustus ini. Praktis, tersisa dua lagi obligasi ritel yang akan diterbitkan tahun ini.

Jika mengacu jadwal penerbitan obligasi ritel yang ditetapkan Kementerian Keuangan pada awal tahun, 1 Oktober 2020 dan 26 Oktober 2020 merupakan dua jadwal yang tersisa. Salah satu obligasi ritel yang belum diterbitkan padahal semula sudah dijadwalkan adalah SBR010. Namun, pemerintah justru berencana tidak akan menerbitkan seri SBR lagi pada tahun ini.

Baca Juga: Siapkan dana, sukuk ritel seri SR013 akan mulai dijual akhir bulan ini

“Untuk 2020, kami tinggal satu kali penerbitan SUN ritel (konvensional). Nah, SUN ritel berikutnya, kemungkinan besar yang akan diterbitkan adalah seri ORI,” ujar Deni Ridwan, Plt Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan kepada Kontan.co.id, pada 6 Agustus lalu.

Artinya, seri obligasi ritel berikutnya adalah ORI018. Deni menuturkan, keputusan untuk memilih ORI ketimbang SBR adalah berdasarkan pengamatan bahwa preferensi masyarakat yang cenderung memilih ORI daripada SBR.

Baca Juga: Penawaran ORI017 lebih cepat karena investor perlu instrumen tradable

Associate Director Fixed Income Anugerah Sekuritas Indonesia Ramdhan Ario Maruto menilai keputusan pemerintah tersebut dapat dipahami dalam situasi saat ini. Menurutnya, instrumen ORI saat ini jauh lebih diterima dan diburu oleh masyarakat ketimbang instrumen SBR yang masih perlu lebih dikenalkan lagi ke masyarakat.

“Saat ini pemerintah kan sedang butuh dana yang lebih besar, ORI dari sisi market share jauh lebih luas daripada SBR. Oleh sebab itu, penerbitan ORI berpeluang bisa melibatkan investor ritel jauh lebih banyak, baik dari sisi kuantitas ataupun kualitas,” ujar Ramdhan kepada Kontan.co.id, Jumat (14/8).

Baca Juga: Pemerintah akan menerbitkan tiga SBN ritel di semester kedua, termasuk ORI lagi

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.


TERBARU

[X]
×