kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.080   20,00   0,11%
  • IDX 5.388   59,54   1,12%
  • KOMPAS100 697   10,48   1,53%
  • LQ45 545   8,81   1,64%
  • ISSI 183   1,92   1,06%
  • IDX30 305   4,36   1,45%
  • IDXHIDIV20 400   6,31   1,60%
  • IDX80 80   1,24   1,57%
  • IDXV30 111   1,31   1,20%
  • IDXQ30 101   1,89   1,91%

Pefindo Pangkas Peringkat BUMA Jadi idBBB, Sempat Hadapi Tekanan Likuiditas


Kamis, 22 Oktober 2026 / 16:52 WIB
Pefindo Pangkas Peringkat BUMA Jadi idBBB, Sempat Hadapi Tekanan Likuiditas
ILUSTRASI. BUMA Tambang Goonyella Riverside (dok/DOID)


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) mendapat penurunan peringkat kredit dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menjadi idBBB dari sebelumnya idA+. Penurunan ini terjadi di tengah tekanan likuiditas perusahaan menjelang jatuh tempo obligasi senilai Rp 503,15 miliar.

Sekretaris Perusahaan Bumi Makmur Mandiri Utama Riska Aurisna Febriane dalam keterbukaan informasi di BEI pada Rabu (21/20/2026) menjelaskan, Pefindo menurunkan peringkat kredit BUMA pada 19 Oktober 2026. Peringkat tersebut juga ditempatkan dalam Credit Watch dengan implikasi negatif, dari sebelumnya berprospek negatif.

Pefindo turut menurunkan peringkat Obligasi I, Obligasi II, dan Obligasi III BUMA menjadi idBBB. Sementara itu, peringkat Sukuk Ijarah I perusahaan turun menjadi idBBB(sy).

Baca Juga: Japfa (JPFA) Bakal Serap Capex Jumbo hingga Akhir Tahun 2026, Cek Prospek Sahamnya

Penurunan peringkat terutama dipicu tekanan likuiditas untuk memenuhi kewajiban Obligasi III Tahun 2025 Seri A senilai Rp 503,15 miliar yang jatuh tempo pada 20 Oktober 2026. Selain itu, aktivitas usaha yang terbatas pada salah satu pelanggan utama BUMA selama Agustus dan September 2026 turut menjadi pertimbangan pemeringkat.

Meski demikian, BUMA menyatakan telah melunasi kewajiban Obligasi III tersebut pada 20 Oktober 2026, sehari setelah tanggal jatuh tempo. Perusahaan ini terus mengupayakan sejumlah langkah korporasi untuk memastikan pemenuhan kewajiban keuangan secara tepat waktu.

Pefindo melihat BUMA memiliki posisi bisnis yang kuat dan kinerja operasional yang moderat. Namun, profil kredit perusahaan masih dibatasi oleh lemahnya perlindungan arus kas dan likuiditas, serta paparan terhadap fluktuasi harga komoditas dan risiko lingkungan.

Pefindo dapat meninjau kembali peringkat BUMA dengan mempertimbangkan perkembangan pemenuhan kewajiban keuangan perusahaan.

BUMA menyebut perubahan peringkat tersebut mencerminkan penilaian Pefindo terhadap profil likuiditas dan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban obligasi yang jatuh tempo.

Ke depan, perusahaan ini akan melanjutkan upaya menjaga keberlangsungan operasional, memperkuat kondisi keuangan dan pengelolaan arus kas, serta mengoptimalkan sumber pendanaan yang tersedia untuk mendukung pemenuhan kewajiban keuangannya.

Baca Juga: TOBA Kantongi Investasi HPS hingga S$ 555 Juta, Analis Sarankan Wait and See

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×