kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.064   4,00   0,02%
  • IDX 5.419   90,64   1,70%
  • KOMPAS100 699   13,16   1,92%
  • LQ45 545   8,81   1,64%
  • ISSI 185   3,93   2,16%
  • IDX30 305   4,32   1,43%
  • IDXHIDIV20 398   4,53   1,15%
  • IDX80 81   1,51   1,91%
  • IDXV30 111   1,39   1,27%
  • IDXQ30 101   1,50   1,51%

MBSS Berencana Buyback Saham Rp200 Miliar, Intip Profil Emiten Jasa Transportasi Ini


Kamis, 22 Oktober 2026 / 11:03 WIB
MBSS Berencana Buyback Saham Rp200 Miliar, Intip Profil Emiten Jasa Transportasi Ini
ILUSTRASI. PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) (Dok/MBSS)


Penulis: Bimo Adi Kresnomurti | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Simak profil emiten MBSS yang berencana Buyback saham Rp200 miliar. Berdasarkan keterbukaan informasi yang diberitakan pada 21 Oktober 2026, perseroan menyiapkan dana maksimal Rp200 miliar untuk melaksanakan aksi korporasi tersebut.

Manajemen menyatakan bahwa buyback dilakukan dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan.

Perseroan menyiapkan dana untuk pembelian saham sekaligus biaya transaksi, jasa perantara pedagang efek, dan biaya lain yang berkaitan dengan pelaksanaan aksi korporasi.

Baca Juga: BREN Mulai Buyback Saham Rp1 Triliun, Intip Profil Emiten dan Kinerja Terkini

MBSS juga menyampaikan bahwa pendanaan berasal dari kas internal. Pelaksanaannya akan mempertimbangkan kecukupan modal kerja, arus kas, kewajiban keuangan, dan kebutuhan operasional agar kegiatan usaha tetap berjalan.

Berikut rincian rencana buyback saham MBSS:

Keterangan Rincian
Dana maksimal Rp200 miliar
Jumlah saham maksimal 42.169.641 saham
Porsi maksimal 2,41% dari seluruh saham yang telah dikeluarkan
Periode pelaksanaan 22 Oktober 2026–21 Januari 2027
Sumber dana Kas internal perseroan
Mekanisme Pembelian melalui BEI dengan perantara pedagang efek
Tujuan Menjaga stabilitas harga saham dan meningkatkan kepercayaan investor

Jumlah saham yang dibeli kembali dapat lebih rendah daripada batas maksimum yang diumumkan. Pelaksanaan akhirnya bergantung pada kondisi pasar, harga pembelian, dan ketentuan mengenai saham beredar di publik atau free float.

Mengutip data IPOT, pada awal sesi 1 Kamis (22/10), harga saham MBSS alami pelemahan ke Rp3.190/saham atau turun 2,15%.

Lalu, seperti apa profil dari MBSS? Cek informasi mengenai lini bisnis dan kinerjanya.

Baca Juga: Setujui Buyback Saham Rp1 Triliun, Intip Profil Emiten BTPS dan Kinerja Terkini

Profil Emiten MBSS

PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk. merupakan perusahaan pelayaran yang berfokus pada jasa transportasi laut, penanganan material, dan pemindahan muatan curah atau transshipment.

Perseroan melayani kebutuhan logistik komoditas, terutama batu bara, serta mengembangkan layanan untuk pengangkutan komoditas lain dan rute domestik maupun regional.

MBSS didirikan pada 1994 dan resmi tercatat di BEI pada 2011. Dalam menjalankan kegiatan usahanya, perseroan mengandalkan armada tongkang dan kapal tunda, serta kapal floating crane untuk mendukung pemindahan muatan dari kapal maupun kegiatan logistik laut lainnya.

Baca Juga: ASII Siap Buyback Saham Rp8 Triliun: Intip Profil Emiten hingga Kinerja Terbarunya

Lini Bisnis MBSS

Secara umum, kegiatan usaha MBSS mencakup beberapa layanan utama berikut.

Lini Bisnis Keterangan
Pengangkutan laut Mengangkut muatan curah melalui jalur laut, terutama batu bara, menggunakan armada kapal tunda dan tongkang.
Transshipment Memindahkan muatan dari satu kapal ke kapal lain atau ke sarana pengangkutan berikutnya untuk mendukung distribusi komoditas.
Penanganan material Menyediakan layanan penanganan muatan curah melalui armada dan fasilitas pendukung operasional.
Layanan kapal floating crane Mendukung proses pemindahan dan pemuatan muatan curah dalam kegiatan logistik laut.
Pengangkutan domestik dan regional Melayani distribusi antarpulau serta mengembangkan peluang pengangkutan ke pasar regional.

Untuk menjaga daya saing, MBSS menjalankan strategi optimalisasi penggunaan armada, efisiensi bahan bakar, pemeliharaan kapal, serta penguatan hubungan dengan pelanggan melalui kontrak jangka panjang.

Perseroan juga berupaya meningkatkan pemanfaatan armada untuk penyewaan berdasarkan kebutuhan pasar dan memperluas jenis muatan di luar batu bara.

Baca Juga: ALDO Berencana Buyback Saham Rp10 Miliar, Periksa Profil Emiten Manufaktur Ini

Kinerja Keuangan Terbaru MBSS

Melansir data BEI, kinerja keuangan MBSS pada semester I 2026 menunjukkan penurunan pendapatan dan laba operasional dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, laba bersih perseroan tercatat relatif stabil dengan pertumbuhan tipis.

Berdasarkan laporan keuangan semester I 2026 yang dipublikasikan pada Agustus 2026, berikut perbandingan kinerja MBSS:

Indikator Semester I 2026 Semester I 2025 Perubahan Tahunan
Pendapatan Rp406,9 miliar Rp479,3 miliar -15,1%
Laba kotor Rp91,4 miliar Rp184,4 miliar -50,4%
EBITDA Rp83,7 miliar Rp190,2 miliar -56,0%
Laba bersih Rp203,8 miliar Rp202,9 miliar +0,4%

Penurunan pendapatan sebesar 15,1% menjadi Rp406,9 miliar menunjukkan bahwa aktivitas usaha MBSS menghadapi tekanan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penurunan juga terlihat pada laba kotor dan EBITDA, masing-masing sebesar 50,4% dan 56%.

Di sisi lain, laba bersih semester I 2026 tercatat Rp203,8 miliar, naik tipis 0,4% dibandingkan Rp202,9 miliar pada semester I 2025. Perbedaan arah antara laba bersih dan EBITDA perlu dicermati dengan melihat komponen pendapatan serta beban lain-lain dalam laporan keuangan secara menyeluruh.

Dengan demikian, pertumbuhan laba bersih tersebut belum cukup untuk menyimpulkan bahwa kinerja operasional perseroan telah menguat.

Baca Juga: Segera Buyback Saham Rp1,383 T, Intip Profil Emiten MBMA dan Kinerja Terkini

Perubahan Pemegang Saham Pengendali MBSS

Perkembangan lain yang turut menjadi perhatian adalah perubahan struktur kepemilikan MBSS. PT Wibowo Group Capital (WGC) sebagai pemegang saham pengendali baru meningkatkan kepemilikannya menjadi 90,09% setelah menyelesaikan penawaran tender wajib.

Dalam proses tersebut, WGC menyerap 132.838.200 saham atau setara 7,59% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh MBSS. Setelah transaksi selesai, kepemilikan publik tercatat sekitar 9,91%.

Porsi kepemilikan publik tersebut menjadi hal yang perlu dicermati dalam pelaksanaan buyback, mengingat jumlah saham yang dapat dibeli kembali tetap harus memperhatikan ketentuan free float yang berlaku.

Perubahan pengendali juga dapat menjadi konteks bagi investor untuk mengikuti arah strategi dan kebijakan perusahaan selanjutnya.

Tonton: KMP Batumandi Terbakar di Merak! Semua Penumpang Berhasil Dievakuasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×