CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Pagi ini, rupiah kembali melemah 0,29%


Senin, 23 Desember 2013 / 08:36 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi harga emas siang ini, Kamis (4/8/2022), produksi Antam dan UBS di Pegadaian. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Nilai tukar rupiah di pasar spot pagi hari ini , Senin (23/12) kembali melemah. Pada pukul 08.15 WIB, rupiah tersungkur lagi sebesar 0,29% menjadi Rp 12.250 per dolar Amerika Serikat (AS).

Sementara itu, akhir pekan lalu rupiah menguat 0,04% menjadi Rp 12.214 per dolar AS. Adapun, kurs tengah untuk dolar AS yang ditetapkan Bank Indonesia (BI) kemarin Jumat (20/12) lalu ada di level Rp 12.245 per dolar AS atau melemah 0,44%.

Sedangkan kurs tengah dolar AS Bank Indonesia hari ini baru akan diterbitkan pada singa hari nanti. Sebelumnya, KONTAN memberitakan, Nizar Hilmy, analis SoeGee Futures bilang, rupiah mendapatkan tekanan yang cukup besar dari peningkatan permintaan dollar AS menjelang akhir tahun.

Selain itu, kata dia, rupiah terpuruk terimbas kebijakan The Fed yang  akan memangkas stimulus moneter di Amerika Serikat (AS) mulai Januari 2014. Ini membuat dollar AS menguat dan melemahkan rupiah.

Sementara itu Ariston Tjendra, analis Monex Investindo Futures telah memproyeksikan, rupiah  tertekan kekhawatiran prospek pertumbuhan ekonomi dalam negeri yang kian suram di 2014. “Tekanan terhadap rupiah masih akan berlanjut,” kata Ariston.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×