CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Harga Emas Berpeluang Tembus US$ 4.600 Akhir 2026, Simak Strategi Investasinya


Selasa, 21 Juli 2026 / 18:05 WIB
Harga Emas Berpeluang Tembus US$ 4.600 Akhir 2026, Simak Strategi Investasinya
ILUSTRASI. Harga emas kembali menguat hingga 1,49% ke US$ 4.067,76 per barel dan berpotensi menguat hingga US$ 4.600 per barel di akhir tahun 2026 (CFOTO via Reuters Connect/CFOTO)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas masih bergerak fluktuatif menjelang paruh kedua 2026. Meski sempat terkoreksi dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah analis menilai prospek logam mulia hingga akhir tahun masih tetap positif.

Pada Selasa (21/7/2026), harga emas spot berada di US$ 4.067,76 per ons troi berdasarkan TradingEconomics hingga pukul 17.43 WIB. Harga tersebut menguat 1,49% secara harian. 

Dalam sebulan terakhir harga emas spot juga masih melemah 2,94% Meski begitu, harga emas spot mencatat kenaikan 18,57% sepanjang tahun berjalan ini alias year to date. 

Harga emas batangan Antam juga mengalami penurunan menjadi Rp 2.601.000 per gram pada Selasa (21/7), turun Rp 9.000 dibandingkan hari sebelumnya. Harga buyback juga turun Rp 9.000 menjadi Rp 2.332.000 per gram.

Baca Juga: Pasar Kripto Diprediksi Bangkit, Cek Prospek Bitcoin dan Altcoin Potensial

Chief Analyst Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan, harga emas dunia masih berpeluang menguat hingga kisaran US$ 4.400 per ons troi–US$ 4.600 per ons troi pada akhir 2026.

Menurutnya, suku bunga yang masih tinggi memang menjadi faktor penekan harga emas. Namun, Lukman menyebut kondisi tersebut bukan penyebab utama koreksi harga logam mulia belakangan ini.

“Kenaikan harga emas yang mencapai sekitar 100% sejak 2024 mendorong banyak investor merealisasikan keuntungan. Aksi ambil untung tersebut menjadi penyebab utama tekanan terhadap harga emas dunia,” jelasnya kepada Kontan, Selasa (21/7/2026). 

Lukman menjelaskan, investor tetap memperoleh keuntungan meski harga emas hanya naik sekitar 10%. Kenaikan tersebut dinilai sudah cukup untuk menutup biaya peluang (opportunity cost), termasuk beban suku bunga.

Selain aksi ambil untung, kata dia, booming kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) juga mendorong rotasi dana investor. Sebagian pelaku pasar mengalihkan investasi dari emas menuju saham-saham yang terkait dengan AI.

Meski demikian, Lukman bilang, fondasi kenaikan harga emas masih tetap kuat. Permintaan fisik dari bank-bank sentral berbagai negara terus meningkat dan menjadi penopang utama reli emas selama dua tahun terakhir.

Baca Juga: Harga Emas Tertekan, Analis Proyeksikan Pulih Akhir 2026

“Untuk investor jangka panjang, strategi akumulasi secara bertahap. Prospek harga emas hingga akhir tahun masih menarik meski volatilitas jangka pendek diperkirakan tetap tinggi,” katanya. 

Untuk investor jangka pendek atau spekulatif, Lukman menyarankan, pembelian dilakukan secara bertahap pada kisaran US$ 3.900 per ons troi–US$ 4.100 per ons troi dengan batas cut loss di US$ 3.750 per ons troi dengan target profit taking di US$ 4.400 per ons troi. 


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×