kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

BREN Kantongi Pinjaman US$ 300 Juta dari Bangkok Bank


Selasa, 21 Juli 2026 / 21:45 WIB
BREN Kantongi Pinjaman US$ 300 Juta dari Bangkok Bank
ILUSTRASI. PLTP PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) (Dok/BREN)


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) memperoleh tambahan amunisi pendanaan untuk mempercepat pengembangan proyek panas bumi di Indonesia. Melalui anak usahanya, Star Energy Group Holdings Pte. Ltd. (SEGHPL), perseroan mendapatkan fasilitas pinjaman berjangka senilai hingga US$ 300 juta dari Bangkok Bank Public Company Limited.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (21/7), dana tersebut akan difokuskan untuk mendukung pengembangan dua proyek panas bumi strategis BREN, yakni di wilayah Suoh Sekincau, Lampung, dan Hamiding, Maluku.

Sekretaris Perusahaan BREN, Randhika Oktaviana,  menjelaskan, fasilitas pembiayaan ini akan memperkuat fleksibilitas pendanaan grup sekaligus menopang kebutuhan belanja modal (capex) dan pengembangan proyek. 

Baca Juga: BREN Bidik Akuisisi Raksasa Panas Bumi di Filipina Senilai US$ 5 Miliar

Selain itu, pinjaman ini juga diharapkan meningkatkan efisiensi pengelolaan likuiditas serta memperkuat kapasitas pendanaan guna mendukung pertumbuhan bisnis panas bumi dan ketenagalistrikan secara berkelanjutan.

Adapun fasilitas pinjaman tersebut terbagi menjadi dua tranche. Fasilitas A memiliki plafon hingga US$ 105 juta yang akan digunakan untuk mendukung pengembangan wilayah prospek panas bumi Suoh Sekincau di Sumatera.

Sementara itu, Fasilitas B senilai hingga US$ 195 juta terdiri atas dua alokasi. Pertama, hingga US$ 105 juta akan disalurkan melalui penyertaan modal kepada PT Star Energy Suoh Sekincau (SEGSS) untuk pengembangan proyek panas bumi Suoh Sekincau.

Baca Juga: Barito Renewables (BREN) Rampungkan Buyback 6,7 Juta Saham hingga Semester I-2026

Kedua, hingga US$ 90 juta akan digunakan untuk pengembangan wilayah prospek panas bumi Hamiding di Maluku melalui penyertaan modal kepada PT Star Energy Geothermal Indonesia (SEGI).

Randhika mengatakan transaksi ini tergolong sebagai transaksi material karena nilainya mencapai sekitar 33,95% dari total ekuitas perseroan berdasarkan laporan keuangan auditan tahun buku 2025.

Meski demikian, Randhika menegaskan fasilitas pinjaman tersebut tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap kegiatan operasional maupun kelangsungan usaha perseroan. 

Sebaliknya, tambahan pendanaan ini diharapkan semakin memperkuat kemampuan BREN dalam mengembangkan portofolio proyek panas bumi sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang perusahaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×