Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Handoyo
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyampaikan bahwa surat utang milik PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) akan jatuh tempo dalam waktu dekat.
Surat utang yang dimaksud adalah Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2025 Seri A (peringkat idA+) senilai Rp 984,07 miliar, serta Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2025 Seri A (peringkat idA(sy)) senilai Rp 651,68 miliar. Obligasi dan sukuk tersebut akan jatuh tempo pada 27 Agustus 2026.
“Perusahaan berencana untuk membiayai kembali obligasi yang jatuh tempo menggunakan dana dari penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Tahap IV Tahun 2026 yang telah diterbitkan pada 8 Mei 2026, sedangkan sukuk yang jatuh tempo akan dilunasi menggunakan dana internal,” ujar Kresna Wiryawan dan Faizun Muhtada, analis Pefindo, dalam keterangan resmi yang dikutip Selasa (14/7/2026).
Baca Juga: Harga Saham IPO Rawan Bergerak Liar, Investor Perlu Bersikap Hati-Hati
Tercatat, MBMA memiliki kas dan setara kas senilai US$ 349,8 juta per akhir Maret 2026. Seperti diketahui, pada 21 Agustus 2025, Obligasi Berkelanjutan I dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Merdeka Battery Materials Tahap II Tahun 2025 oleh PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) mulai dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Obligasi Berkelanjutan I Merdeka Battery Materials Tahap II Tahun 2025 Seri A (MBMA01ACN2) senilai nominal Rp 984.066.000.000 memiliki tingkat bunga 7,50% per tahun dan jangka waktu 367 hari sejak tanggal emisi.
Sementara itu, Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Merdeka Battery Materials Tahap II Tahun 2025 Seri A (SMMBMA01ACN2) senilai nominal Rp 651.680.000.000 memiliki indikasi tingkat nisbah setara 7,50% per tahun dan jangka waktu 367 hari sejak tanggal emisi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














