kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.116   -9,00   -0,05%
  • IDX 6.075   36,77   0,61%
  • KOMPAS100 793   4,42   0,56%
  • LQ45 601   -0,89   -0,15%
  • ISSI 210   3,13   1,51%
  • IDX30 340   -0,74   -0,22%
  • IDXHIDIV20 422   -1,12   -0,26%
  • IDX80 90   0,38   0,43%
  • IDXV30 115   0,54   0,47%
  • IDXQ30 109   -0,16   -0,15%

Danantara Tunjuk Mitra PSEL Tahap Kedua, Didominasi 4 Perusahaan Lokal


Selasa, 14 Juli 2026 / 11:57 WIB
Danantara Tunjuk Mitra PSEL Tahap Kedua, Didominasi 4 Perusahaan Lokal
ILUSTRASI. Danantara - kontan kilas online (DANANTARA/KILAS)


Reporter: Tim KONTAN | Editor: Indah Sulistyorini

KONTAN.CO.ID - Setelah peresmian groundbreaking Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) pertama pada Rabu 8 Juli 2026 lalu di Bali, kini PT Danantara Investment Management (DIM) bersama PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) menetapkan Mitra Terpilih dalam proses seleksi mitra usaha pengembang dan pengelola PSEL Tahap Kedua. Langkah strategis ini nantinya akan mencakup 8 lokasi pengembangan yang meliputi 20 kabupaten/kota. 

Peresmian ini turut menegaskan komitmen Danantara menyelesaikan isu pengelolaan sampah secara terintegrasi. Pemilihan mitra juga menjadi bukti nyata daya tarik investasi infrastruktur lingkungan Indonesia berada pada posisi yang sangat baik di mata global.

Ketertarikan tersebut dapat terlihat dari tingginya antusiasme mitra industri pengelolaan limbah dan Waste-to-Energy (WtE) dunia yang ikut dalam proses seleksi. Tercatat, dari 85 Daftar Penyedia Terseleksi (DPT), terdapat 68 aplikasi yang bersaing secara sehat untuk 8 lokasi proyek strategis ini.

Adapun delapan Mitra Terpilih yang mendapatkan status bersyarat (conditional) adalah SUEZ-IAN Consortium untuk Medan Raya, Consortium Everbright Cemerlang Energy di Kabupaten Bekasi, dan Bumi Biru Indonesia di Lampung Raya. Selain itu, terdapat Masa Depan Energi Indonesia untuk Serang Raya, Veolia Environmental Services Asia Pte. Ltd di Semarang Raya, Consortium Mentari Citra Lestari untuk Surabaya Raya, MPM-CEVIA Consortium di Bogor Raya 2, serta Cakra Energi Lestari Consortium di Yogyakarta Raya. Nantinya, setiap mitra terpilih akan menerima Conditional Letter of Award (CLoA) dan diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan sebelum mendapatkan Final Letter of Award.

Keterlibatan aktif mitra nasional dan global itu disambut sangat positif oleh pemerintah. Chief Executive Officer DIM Pandu Sjahrir menjelaskan, antusiasme ini memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang makin dipercaya untuk menjadi tujuan investasi.

Tak hanya mitra global, pelaku usaha nasional juga menunjukkan dominasinya di tengah persaingan global tersebut. Total sebanyak empat dari delapan konsorsium dipimpin langsung oleh perusahaan Indonesia. Hal tersebut menunjukkan perusahaan nasional menjadi consortium lead terbanyak pada tahap ini. 

Pandu berharap, kolaborasi para mitra nantinya diharapkan mampu mendorong penguatan industri nasional sekaligus mempercepat serapan teknologi mutakhir. "Kami melihat ini sebagai peluang emas untuk mempercepat transfer teknologi, membangun kapasitas nasional, serta memperkuat ekosistem industri pengelolaan sampah di Indonesia," ujar Pandu.

Sementara itu, Director Investment DIM sekaligus Chief Executive Officer Denera Fadli Rahman menegaskan, proses seleksi ini berjalan secara objektif, transparan, dan mengacu pada praktik terbaik internasional. "Penilaian mencakup aspek kredensial proyek PSEL, kemampuan finansial, aspek strategis, pengelolaan risiko, hingga komitmen jangka panjang," jelas Fadli.

Sebagai informasi, seleksi mitra PSEL Tahap Kedua ini merupakan kelanjutan dari pembangunan proyek PSEL Tahap Pertama yang diresmikan di Denpasar Bali pada Rabu, 8 Juli 2026, setelah melalui proses seleksi mitra bersama proyek Kota Bekasi dan Bogor Raya.  Sementara itu, pembangunan proyek PSEL Kota Bekasi dan Bogor Raya akan segera  diresmikan dalam waktu dekat. 

Melalui kolaborasi antara Denera dan para mitra, inisiatif keberlanjutan ini diharapkan tidak hanya menuntaskan krisis penanganan sampah, namun juga membuka aliran investasi, menciptakan lapangan kerja hijau, serta menekan emisi gas rumah kaca untuk masa depan Indonesia yang jauh lebih bersih.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×