kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.954   42,00   0,23%
  • IDX 6.021   -50,44   -0,83%
  • KOMPAS100 777   -7,48   -0,95%
  • LQ45 595   -5,70   -0,95%
  • ISSI 209   -1,79   -0,85%
  • IDX30 330   -3,11   -0,94%
  • IDXHIDIV20 421   -3,89   -0,92%
  • IDX80 89   -0,86   -0,96%
  • IDXV30 114   -0,93   -0,81%
  • IDXQ30 108   -0,69   -0,63%

Minim katalis, rupiah terseret faktor "eksternal"


Minggu, 24 April 2016 / 16:41 WIB


Reporter: Namira Daufina | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Di pasar spot, Jumat (22/4) valuasi rupiah terkikis 0,29% ke level Rp 13.191 per dollar AS dibanding hari sebelumnya. Berbeda, di kurs tengah Bank Indonesia nilai tukar rupiah terangkat 0,09% di level Rp 13.169 per dollar AS.

Sri Wahyudi, Research and Analyst PT Garuda Berjangka bukan berarti rupiah tidak punya peluang untuk berbalik arah. Karena jika menilik sajian data manufaktur Perancis, Jerman dan Eropa cukup positif.

“Ini bisa mendorong penguatan euro yang sedikit menahan laju terhadap dollar AS. Pada kesempatan itulah rupiah bisa mencuri peluang untuk unggul,” jelas Wahyudi, Minggu (24/4).

Dari sisi mata uang Asia, data perubahan harga jasa yang dibeA oleh korporasi Jepang diprediksi tumbuh stabil. Tentunya jika hal itu positif akan memberikan tenaga bagi mata uang Asia lainnya termasuk rupiah.

Menurut Wahyudi sebenarnya dari domestik dan Amerika Serikat sendiri minim data ekonomi yang berpengaruh signifikan. Hanya saja antisipasi pasar terhadap FOMC akan cenderung membuat pergerakan ranging.

“Kepastian baru akan didapat setelah Kamis (28/4) dini hari pasca FOMC rilis,” imbuh Wahyudi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×