Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) menargetkan kontribusi dari pendapatan berulang alias recurring income sebesar 30% ke pendapatan di tahun 2026.
Direktur Metropolitan Land Olivia Surodjo mengatakan, segmen pengembangan properti dan recurring income sebenarnya sama-sama menjadi penopang kinerja Perseroan.
MTLA juga tidak menggeser fokus ke salah satu segmen di era suku bunga tinggi.
“Untuk tahun 2026, kontribusi pendapatan ditargetkan sekitar 70% berasal dari segmen pengembangan properti dan 30% dari recurring income,” katanya kepada Kontan, Jumat (24/7/2026).
Baca Juga: Dolar AS dan Minyak Membayangi, Intip Prospek Rupiah Senin (27/7)
Ke depan, MTLA mengaku akan terus mencermati perkembangan suku bunga Bank Indonesia (BI).
Sebagai informasi, suku bunga BI ditahan di level 5,75% dala Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulan Juli 2026.
Hingga saat ini, MTLA juga belum merevisi target tahun 2026 karena permintaan dari segmen end-user masih ada.
“Ini didukung insentif PPN DTP serta program pembiayaan dari perbankan,” paparnya.
Sepanjang semester I-2026, MTLA membukukan marketing sales sebesar Rp 997 miliar. Angka ini telah mencapai hampir 50% dari target tahunan yang dibidik sebesar Rp 2 triliun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














