kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.147   50,00   0,28%
  • IDX 5.373   -66,16   -1,22%
  • KOMPAS100 696   -6,74   -0,96%
  • LQ45 542   -4,89   -0,89%
  • ISSI 183   -3,13   -1,68%
  • IDX30 304   -2,05   -0,67%
  • IDXHIDIV20 401   -1,94   -0,48%
  • IDX80 80   -0,68   -0,84%
  • IDXV30 111   -0,79   -0,70%
  • IDXQ30 101   -0,36   -0,35%

Meski Pendapatan Naik, Bukalapak (BUKA) Catat Rugi di Kuartal III 2026


Senin, 26 Oktober 2026 / 19:47 WIB
Diperbarui Senin, 26 Oktober 2026 / 19:48 WIB
Meski Pendapatan Naik, Bukalapak (BUKA) Catat Rugi di Kuartal III 2026
ILUSTRASI. Bukalapak (KONTAN/Hendra Suhara)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID- JAKARTA. PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) mencatat pertumbuhan pendapatan hingga kuartal III-2026. Namun, kerugian investasi menekan kinerja perseroan hingga berbalik mencatatkan rugi bersih setelah tahun lalu membukukan laba.

Berdasarkan laporan kinerja keuangan per 30 September 2026, BUKA mencatat pendapatan bersih Rp 5,64 triliun atau meningkat 19% secara tahunan (YoY) dari Rp 4,72 triliun.

Rinciannya pendapatan dari segmen gaming Rp 4,88 triliun, online to offline mencapai Rp 483,55 miliar, ritel sebesar Rp 208,58 miliar dan segmen investasi sebesar Rp 67,23 miliar.

Baca Juga: Bukalapak (BUKA) Derita Rugi Bersih pada Kuartal I-2025, Ini Penyebabnya

Namun BUKA menderita rugi usaha sebesar Rp 1,13 triliun, yang berbalik dari laba usaha Rp 2,32 triliun. Ini disebabkan oleh pos nilai investasi Bukalapak yang minus Rp 2,03 triliun. 

Alhasil, rugi periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk BUKA mencapai Rp 885,88 miliar hingga kuartal III-2026. Ini berbalik dari laba bersih senilai Rp 2,9 triliun. 

Sementara itu, BUKA membukukan adjusted EBITDA positif Rp 11 miliar selama sembilan bulan pertama 2026. Ini berbalik dari posisi negatif Rp 53 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

 

Direktur Bukalapak Victor Putra Lesmana mengatakan, perusahaan berusaha menjaga pendapatan tetap stabil dan membukukan adjusted EBITDA positif di tengah tantangan ekonomi global. 

“Transformasi bisnis yang telah kami jalankan bersama peningkatan operasional dan disiplin biaya menjadi fondasi bagi BUKA untuk pencapaian yang solid ini,” jelasnya belum lama ini. 

Baca Juga: Bukalapak (BUKA) Membukukan Rugi Rp 425 Miliar Pada Kuartal I-2026

Victor bilang dengan kas, setara kas, dan investasi likuid sebesar Rp 16,8 triliun per akhir September 2026, BUKA memiliki fleksibilitas finansial untuk terus mengembangkan berbagai segmen usaha. 

“Ke depan, BUKA akan memperdalam penetrasi pasar melalui inovasi produk serta peningkatan pengalaman pengguna, dengan tetap menjaga disiplin biaya dan investasi,” katanya. 

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menjelaskan bekaca dari kinerja per kuartal III-2026, BUKA mulai mampu mengendalikan biaya operasional dan memperbaiki kualitas profitabilitas bisnis intinya. 

“Sementara rugi usaha  menunjukkan kinerja BUKA masih menghadapi tekanan, terutama akibat faktor investasi dan komponen nonoperasional yang perlu dicermati lebih lanjut,” katanya kepada Kontan, Senin (26/10). 

Baca Juga: Wijaya Karya (WIKA) Catat Rugi Bersih Sebesar Rp 1,13 Triliun pada Kuartal I 2026

Untuk 2027, kata Nafan, prospek BUKA akan bergantung pada kemampuan perusahaan menjaga keberlanjutan EBITDA positif, meningkatkan monetisasi ekosistem digital, memperkuat kontribusi segmen bisnis yang lebih produktif. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×