kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.946.000   102.000   3,59%
  • USD/IDR 16.807   4,00   0,02%
  • IDX 8.147   24,12   0,30%
  • KOMPAS100 1.146   9,03   0,79%
  • LQ45 833   9,07   1,10%
  • ISSI 287   -1,72   -0,60%
  • IDX30 433   3,38   0,79%
  • IDXHIDIV20 520   5,37   1,04%
  • IDX80 128   1,27   1,00%
  • IDXV30 142   0,85   0,61%
  • IDXQ30 140   0,75   0,54%

Mengukur prospek IPO anak usaha BUMN


Rabu, 14 September 2016 / 19:24 WIB
Mengukur prospek IPO anak usaha BUMN


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Yudho Winarto

Belum lama ini, PPRO meluncurkan apartemen mahasiswa pertama di Depok. Peluncuran ini mendapat perhatian yang baik dari konsumen. Perseroan telah berhasil menjual 145 unit apartemen Evencio selama perhelatan pameran Indonesia Property Expo (IPEX) 2016 yang digelar pada 13-21 Agustus 2016 lalu.

Apartemen Evencio akan dikembangkan dua tower di atas lahan 5.500 meter per segi (m2). Total Unit yang akan bangun mencapai sekitar 1.160 dengan total investasi Rp 600 miliar.

Tahap pertama, PPRO baru memasarkan tower pertama sebanyak 580 unit. Apartemen ini dibanderol dengan harga Rp 14,5 juta per m2.

Lahan pengembangan proyek apartemen Evencio tersebut merupakan milik PT Wisma Seratus Sejahtera (WSS). PPRO telah mengakuisisi 55% saham WSS senilai Rp 40 miliar untuk bisa menggarap proyek tersebut.

Ingin mengulang kesuksesan yang sama, perseroan juga akan membangun proyek serupa di Semarang. Jenis proyeknya pun sama, apartemen untuk mahasiswa.

Seperti diketahui, Bursa Efek Indonesia (BEI) memiliki empat strategi menambah nilai kapitalisasi pasar. Salah satunya adalah dengan mendatangkan calon emiten baru.

"Dan tahun depan, IPO anak usaha BUMN itu banyak," ujar Direktur Utama BEI Tito Sulistyo beberapa waktu lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×