kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

OJK Jatuhkan Sanksi ke PIPA dan REAL, Analis Sarankan Investor Lebih Selektif


Senin, 09 Februari 2026 / 16:07 WIB
OJK Jatuhkan Sanksi ke PIPA dan REAL, Analis Sarankan Investor Lebih Selektif
ILUSTRASI. IHSG Konsisten Di Zona Hijau-Suasana di BEI, Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku telah memberikan sanksi dan penegakan hukum kepada PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) dan PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL).

Sanksi tersebut diberikan kepada emiten PIPA dan REAL karena telah melakukan pelanggaran di bidang pasar modal baik melalui mekanisme pidana maupun administratif.

Menyusul adanya sanksi dan penegakan hukum dari OJK tersebut, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta menilai investor perlu bersikap lebih selektif dalam menentukan langkah investasi.

Baca Juga: Awal Pekan (9/2), Rupiah Menguat ke Rp 16.805 per Dolar AS

Nafan menyampaikan untuk saham PIPA dan REAL, saat ini ia belum memberikan rekomendasi atau berstatus not rated

Dengan kondisi ini, investor disarankan untuk tidak terlalu berfokus pada kedua emiten tersebut dan mengalihkan perhatian ke saham-saham lain yang memiliki kualitas fundamental lebih baik.

Menurutnya, investor sebaiknya memprioritaskan saham-saham dengan kinerja fundamental yang solid serta prospek usaha yang positif ke depan.

"Di sisi lain juga investor bisa fokus ke emiten yang aktif memberikan dividen dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), juga menjadi faktor penting yang perlu dicermati," ujar Nafan kepada Kontan, Senin (9/2/2026).

Nafan juga menekankan pentingnya likuiditas saham dalam strategi investasi. 

Ia menyarankan investor untuk lebih menitikberatkan pada saham-saham yang tergabung dalam indeks LQ45 maupun IDX30, yang dikenal memiliki kapitalisasi pasar besar dan tingkat likuiditas tinggi untuk menghindari berbagai risiko yang dapat terjadi.

Untuk diketahui, pada kasus PIPA, OJK menemukan kesalahan material dalam penyajian laporan keuangan tahun 2023, khususnya terkait pengakuan aset dari dana IPO tanpa bukti transaksi yang memadai.

Baca Juga: Arah Valas Utama Beragam, Simak Strateginya

Atas pelanggaran tersebut, PIPA dikenai denda Rp 1,85 miliar. Selain itu, jajaran direksi PIPA pada tahun 2023 juga dimintai pertanggungjawaban dan dikenai denda sebesar Rp 3,36 miliar. Direktur utama PIPA pada tahun 2023 juga dikenai larangan beraktivitas di pasar modal selama lima tahun ke depan.

Pada kasus REAL, OJK menemukan bahwa emiten menggunakan dana hasil IPO untuk transaksi material tanpa memenuhi prosedur transaksi material. Maka, atas pelanggaran tersebut REAL dikenai denda sebesar Rp 925 juta.

Kemudian, direktur utama REAL tahun 2024 dikenai denda sebesar Rp 240 juta, karena tidak menjalankan pengurusan perseroan dengan kehati-hatian.

Terkait kasus REAL, sanksi juga dijatuhkan OJK kepada dua pihak lain. Pertama, PT UOB Kay Hian Sekuritas dengan denda sebesar Rp 250 juta, serta pembekuan izin usaha sebagai penjamin emisi efek (PEE) selama satu tahun. Sekuritas juga dikenakan perintah untuk perbaikan dokumen.

Sanksi juga diberikan OJK kepada salah satu direktur PT UOB Kay Hian Sekuritas yang bertanggung jawab dengan denda sebesar Rp 30 juta dan larangan beraktivitas di pasar modal selama tiga tahun.

Selanjutnya: Nadiem Klaim Hitungan Kerugian Negara Kasus Chromebook Tidak Valid

Menarik Dibaca: Promo Alfamart Paling Murah Sejagat 8-15 Februari 2026, Sambal Indofood Beli 2 Hemat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×