kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Mata uang rupiah masih sulit menguat


Kamis, 21 Juni 2018 / 06:56 WIB
ILUSTRASI. NILAI TUKAR RUPIAH


Reporter: Dimas Andi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hati-hati, nilai tukar rupiah berpotensi melemah di perdagangan hari ini. Sentimen kenaikan suku bunga The Federal Reserve serta perang dagang antara Amerika Serikat dan China bakal menekan kurs rupiah.

Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual menganalisa, penggerak utama di pasar valas saat ini masih sentimen eksternal. "Tekanan eksternal cukup kuat ke negara-negara emerging market sejak akhir pekan lalu," kata dia, kemarin.

Analis Global Kapital Investama Nizar Hilmy menambahkan, pelaku pasar masih akan merespons sentimen tersebut selama beberapa waktu ke depan. Di lain sisi, pelaku pasar mulai bersiap mengantisipasi kemungkinan Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan pada pertemuan pekan depan.

Dus, tekanan pada rupiah bakal berkurang. "Tapi rupiah tetap akan melemah terbatas karena sebagian investor masih berlibur, sehingga transaksi pekan ini tidak terlalu ramai," analisa Nizar.

Ia memprediksi, kurs rupiah hari ini bergerak di rentang Rp 13.900-Rp 14.000 per dollar AS. Sedang David menghitung rupiah bergerak di kisaran Rp 14.000-Rp 14.100 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×