kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.042.000   -45.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.916   25,00   0,15%
  • IDX 7.362   -27,28   -0,37%
  • KOMPAS100 1.021   -6,48   -0,63%
  • LQ45 751   -1,06   -0,14%
  • ISSI 259   -0,96   -0,37%
  • IDX30 401   1,72   0,43%
  • IDXHIDIV20 497   5,73   1,17%
  • IDX80 115   -0,59   -0,51%
  • IDXV30 134   1,20   0,90%
  • IDXQ30 129   0,61   0,48%

Marketing Sales Diproyeksikan Stabil Tahun 2026, Cermati Rekomendasi Saham BSDE


Kamis, 12 Maret 2026 / 17:48 WIB
Marketing Sales Diproyeksikan Stabil Tahun 2026, Cermati Rekomendasi Saham BSDE
ILUSTRASI. Penjualan Rumah BSD (KONTAN/Baihaki). Potensi penjualan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) diprediksi masih stabil dengan dukungan permintaan segmen residensial.


Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah permintaan properti yang selektif, potensi penjualan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) diprediksi masih stabil dengan dukungan permintaan segmen residensial serta pipeline proyek yang masih kuat.

Asal tahu saja, BSDE menargetkan pendapatan pra penjualan alias marketing sales sebesar Rp 10 triliun pada tahun buku 2026. Target tersebut relatif sejalan dengan pencapaian pra penjualan tahun 2025. 

Jika diperinci, dari total target marketing sales 2026 sebesar Rp 10 triliun, segmen residensial diproyeksikan menjadi penggerak utama target dengan total sebesar Rp 5 triliun atau setara 50% dari target 2026. 

Kemudian, diikuti masing-masing segmen komersial sebesar Rp 3,50 triliun atau setara 35% dan lain-lain sebesar Rp 1,50 triliun atau setara 15% dari target marketing sales 2026.

Baca Juga: Laba Bumi Serpong Damai (BSDE) di 2025 Melorot 41,6% dan Penjualan Turun 7,3%

Research Analyst Bumiputera Sekuritas Muhammad Thoriq Fadilla berpandangan target marketing sales tersebut dinilai cukup realistis dan cenderung konservatif.

Mengingat, realisasi marketing sales BSDE pada 2025 mencapai Rp 10,04 triliun, atau tumbuh sekitar 3% secara tahunan atau YoY dari Rp 9,72 triliun pada 2024, sehingga target 2026 pada dasarnya mempertahankan level permintaan yang sudah terbukti di pasar. 

"Selain itu, komposisi target penjualan yang didominasi segmen residensial sekitar 50% dan komersial 35% masih sejalan dengan struktur permintaan pasar properti saat ini," ujar Thoriq saat dihubungi Kontan, Kamis (12/3/2026).

 

Dari sisi fundamental, Thoriq mencatat BSDE juga memiliki keunggulan berupa cadangan lahan lebih dari 4.300 hektare yang sebagian besar berada di kawasan BSD City.

Landbank besar ini memberikan visibilitas pengembangan proyek dalam jangka panjang sekaligus menjadi sumber monetisasi marketing sales yang berkelanjutan. 

Dengan mempertimbangkan pipeline proyek yang masih kuat serta basis demand di kawasan BSD City, Thoriq memprediksi marketing sales  BSDE pada 2026 berpotensi bergerak di kisaran Rp 9,5 triliun - Rp 10,5 triliun.

Baca Juga: Bumi Serpong Damai (BSDE) Pasang Target Marketing Sales Rp 10 Triliun di 2026

Secara operasional, Analis KB Valbury Sekuritas Steven Gunawan masih memiliki pandangan konstruktif terhadap prospek permintaan produk hunian dan rumah toko milik BSDE. 

Optimisme ini ditopang oleh ekspansi township yang terus berlanjut serta peningkatan konektivitas infrastruktur di sejumlah kawasan pengembangan perseroan.

Beberapa katalis utama yang dinilai dapat mendorong permintaan antara lain pembukaan Eastvara Mall dan Living World Grand Wisata Bekasi, serta peningkatan akses dari Serpong–Balaraja Toll Road fase 1B yang menghubungkan BSD City fase 3 dengan Jakarta Outer Ring Road.

"Selain itu, ekspansi kawasan industri di Jakarta Timur serta peningkatan infrastruktur di Jakarta Selatan juga diperkirakan akan mendorong permintaan di kawasan Grand Wisata Bekasi dan Kota Wisata Cibubur," jelas Steven dalam riset 9 Maret 2026.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×