kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.943   24,00   0,14%
  • IDX 7.711   133,47   1,76%
  • KOMPAS100 1.077   18,47   1,75%
  • LQ45 788   15,37   1,99%
  • ISSI 273   5,07   1,89%
  • IDX30 419   8,93   2,18%
  • IDXHIDIV20 515   13,10   2,61%
  • IDX80 121   2,06   1,73%
  • IDXV30 139   2,88   2,11%
  • IDXQ30 135   3,02   2,28%

Cermati Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini (6/3), IHSG Berpotensi Bergerak Terbatas


Jumat, 06 Maret 2026 / 04:30 WIB
Cermati Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini (6/3), IHSG Berpotensi Bergerak Terbatas


Reporter: Muhammad Alief Andri | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil rebound pada perdagangan Kamis (5/3/2026). IHSG ditutup menguat 1,76% atau naik 133,47 poin ke level 7.710 setelah sebelumnya mengalami tekanan dalam beberapa hari terakhir.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan penguatan IHSG terjadi seiring membaiknya sentimen global dan rebound yang terjadi di mayoritas bursa Asia.

“Sektor consumer cyclicals mencatatkan kenaikan terbesar sebesar 3,40%, sementara sektor transportation & logistics menjadi satu-satunya yang melemah tipis sekitar 0,13%,” ujar Nico kepada Kontan, Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, penguatan pasar Asia terjadi setelah indeks sempat menyentuh level terendah dalam beberapa hari terakhir. Sentimen juga didorong oleh target pertumbuhan ekonomi Tiongkok pada 2026 yang dipatok di kisaran 4,5% hingga 5%.

Baca Juga: IHSG Menguat Setelah Anjlok, Cermati Prospek dan Rekomendasi Sahamnya

Selain itu, pemerintah China juga menyiapkan sejumlah stimulus untuk menopang ekonomi, termasuk mempertahankan defisit fiskal sekitar 4% dari produk domestik bruto (PDB) serta menerbitkan obligasi pemerintah untuk mendukung investasi.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia juga menegaskan komitmennya untuk terus melakukan intervensi guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah meningkatnya ketidakpastian global.

Secara teknikal, Nico menilai IHSG masih berada dalam fase rebound terbatas setelah mengalami koreksi sebelumnya. Meski begitu, volatilitas pasar dinilai masih cukup tinggi.

“Potensi rebound mulai terbuka, tetapi investor tetap perlu berhati-hati karena volatilitas masih cukup tinggi,” jelasnya.

Untuk perdagangan Jumat (6/3/2026), Nico memproyeksikan IHSG berpotensi menguat dengan kisaran pergerakan di level 7.600 hingga 7.900.

Pandangan serupa disampaikan Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda. Menurutnya, penguatan IHSG pada perdagangan Kamis lebih dipengaruhi oleh membaiknya sentimen global setelah tekanan pada sesi sebelumnya.

“Penguatan ini terjadi setelah tekanan cukup dalam pada perdagangan sebelumnya sehingga pasar memanfaatkan momentum rebound,” ujarnya.

Namun demikian, Reza menilai tren jangka pendek IHSG masih cenderung tertekan meskipun terjadi penguatan pada perdagangan hari ini.

Ia memperkirakan IHSG memiliki area support di kisaran 7.500 hingga 7.580, sementara resistance berada pada level 7.825 hingga 7.970.

Baca Juga: Menanti Persetujuan RKAB, Ini Prospek Kinerja Antam (ANTM) pada 2026

“Kami melihat penguatan ini berpotensi hanya bersifat technical rebound sebelum IHSG kembali menguji area support apabila sentimen eksternal memburuk,” katanya.

Untuk perdagangan hari ini (6/3/2026), Reza memproyeksikan IHSG bergerak terbatas dengan kecenderungan konsolidasi. Area support diperkirakan berada di kisaran 7.580 hingga 7.650, sementara resistance berada pada rentang 7.765 hingga 7.825.

Dari sisi sentimen, investor masih mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah yang berpotensi memicu volatilitas pasar global.

Selain itu, pelaku pasar juga menunggu sejumlah rilis data ekonomi penting. Di dalam negeri, investor akan mencermati data cadangan devisa Indonesia. Sementara dari Amerika Serikat, pasar menantikan rilis data nonfarm payrolls, penjualan ritel, serta tingkat pengangguran yang dapat memberi petunjuk arah kebijakan moneter ke depan.

 

Dari sisi rekomendasi saham, Reza menyarankan investor mencermati APEX pada kisaran Rp 240–Rp 242 dengan target Rp 252–Rp 262. Selain itu, ESSA direkomendasikan pada area Rp 760–Rp 780 dengan target Rp 795–Rp 810, serta TAPG pada kisaran Rp 1.630–Rp 1.640 dengan target Rp 1.680–Rp 1.715.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×