kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45927,64   6,18   0.67%
  • EMAS1.325.000 -1,34%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Kinerja Matahari Department Store (LPPF) Turun, Simak Rekomendasi Analis


Jumat, 01 Desember 2023 / 05:45 WIB
Kinerja Matahari Department Store (LPPF) Turun, Simak Rekomendasi Analis
ILUSTRASI. Gerai Matahari Department Store.? Kinerja Matahari Department Store (LPPF) Turun, Simak Rekomendasi Analis


Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja keuangan emiten ritel fesyen PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) masih turun hingga kuartal III 2023.

Menilik laporan keuangan per 30 September 2023, pendapatan bersih LPPF hanya naik 0,31% secara tahunan atau year on year (YoY) menjadi Rp 4,98 triliun dari Rp 4,96 triliun.

Laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk LPPF juga ikut tertekan sebesar 40,18% YoY menjadi Rp 630,51 miliar dari Rp 1,05 triliun.

Baca Juga: Penjualan dan Laba Bersih Trisula Textile (BELL) Tumbuh Dua Digit di Kuartal III 2023

LPPF bahkan berencana untuk memangkas belanja modal alias capital expenditure (capex) di tahun 2024 sebesar 40% dari anggaran tahun 2023.

Sebagai gambaran, capex LPPF di tahun 2023 sebesar Rp 350 miliar.

Chief Financial Officer LPPF, Niraj Jain mengatakan, capex Perseroan di tahun depan diperkirakan akan dianggarkan di bawah Rp 300 miliar.

“Kami menerapkan kehati-hatian finansial untuk memastikan bahwa kami mendapatkan nilai terbaik untuk uang," ujarnya dalam Public Expose LPPF, Kamis (30/11).

 

Namun, Vice President of Finance & Accounting LPPF Susanto menuturkan, di tahun 2024, LPPF masih akan membagikan dividen kepada para pemegang saham dengan rasio 50% dari laba.

"Untuk tahun 2024, kebijakan dividen tetap sama dengan rasio pembayaran dividen minimal 50%," tuturnya dalam kesempatan yang sama.

Baca Juga: Sejumlah Emiten Bakal Terdampak Kenaikan UMP 2024, Begini Kata Analis

Pengamat Pasar Modal dan Founder WH Project, William Hartanto melihat, secara teknikal, MACD bullish divergence, di mana candlestick di bawah MA5 (strong bearish) dan Stochastic golden cross dengan indikasi rebound.

“Pergerakan ada di level support Rp 1.525 per saham dan resistance Rp 2.000 per saham,” ujarnya kepada Kontan, Kamis (30/11).

William pun merekomendasikan beli untuk LPPF dengan target harga Rp 2.000 per saham.

Sementara, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana melihat, pergerakan saham LPPF ada di rentang support Rp 1.520 per saham dan resistance Rp 1.745 per saham.

Baca Juga: Bisnis Hypermarket Lesu, Berikut Rekomendasi Analis

Herditya merekomendasikan, speculative buy untuk LPPF dengan target harga Rp 1.825 - Rp 2.010 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Trik & Tips yang Aman Menggunakan Pihak Ketiga (Agency, Debt Collector & Advokat) dalam Penagihan Kredit / Piutang Macet Managing Customer Expectations and Dealing with Complaints

[X]
×