Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (14/5/2026) siang di tengah penguatan dolar AS secara global.
Mengutip data Bloomberg pukul 12.12 WIB, rupiah berada di level Rp 17.518 per dolar AS atau melemah 0,24% dibanding penutupan Rabu (13/5/2026) di Rp 17.476 per dolar AS.
Baca Juga: Ekspansi Tambang Emas Jadi Katalis Baru PTRO, Cek Rekomendasinya
Pelemahan rupiah sejalan dengan tren mayoritas mata uang Asia yang tertekan oleh penguatan dolar AS.
Melansir Reuters, Indeks dolar AS tercatat berada di level 98,478 atau menguat sekitar 0,6% sepanjang pekan ini.
Penguatan greenback didorong optimisme pasar terhadap potensi hasil positif dari pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Beijing.
Di kawasan Asia, won Korea Selatan melemah 0,2% ke level 1.492,9 per dolar AS. Sementara itu, ringgit Malaysia dan dolar Taiwan bergerak relatif stabil.
Baca Juga: Bursa Asia Menghijau Kamis (14/5), Ditopang Optimisme AI dan Pertemuan Trump-Xi
Peso Filipina turut melemah 0,3% dan menjadi salah satu mata uang dengan kinerja terburuk di Asia tahun ini setelah terdepresiasi sekitar 4,4% sejak awal 2026.
Adapun rupee India diperdagangkan mendekati rekor terendah sepanjang masa di level 95,795 per dolar AS dan tercatat sebagai mata uang Asia dengan pelemahan terdalam sepanjang tahun ini, yakni lebih dari 6%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













