kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Rupiah Melemah 0,30% ke Rp 17.529 per Dolar AS Kamis (14/5), Rekor Terendah Lagi


Kamis, 14 Mei 2026 / 15:25 WIB
Rupiah Melemah 0,30% ke Rp 17.529 per Dolar AS Kamis (14/5), Rekor Terendah Lagi
ILUSTRASI. -Petugas menghitung uang rupiah dan dolar Amerika (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah kembali menembus level terendah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (14/5/2026).

Mengutip data Bloomberg, rupiah di pasar spot ditutup pada level Rp 17.529 per dolar AS atau melemah 0,30% dibandingkan posisi Rabu (13/5/2026) di Rp 17.476 per dolar AS.

Baca Juga: Rekomendasi Saham RATU, ELSA, dan ADMR untuk Perdagangan 18 Mei 2026

Posisi tersebut kembali menjadi rekor terlemah rupiah sepanjang sejarah terhadap dolar AS, setelah sebelumnya juga menyentuh level terendah pada Selasa (12/5/2026).

Sementara itu melansir Reuters, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia berada di level 97,98.

Di pasar mata uang Asia, won Korea Selatan bergerak stabil di level 1.488,32 per dolar AS. Ringgit Malaysia dan dolar Taiwan juga relatif tidak banyak berubah.

Baca Juga: Harga Emas Diproyeksi Tetap Volatil pada 2026, Ketidakpastian Global Jadi Penopang

Sebaliknya, peso Filipina melemah 0,3% dan masih menjadi salah satu mata uang dengan kinerja terburuk di Asia sepanjang tahun ini dengan depresiasi sekitar 4,4%.

Rupee India bahkan mencatat rekor terendah baru di level 95,9575 per dolar AS, memperpanjang pelemahan selama lima hari perdagangan berturut-turut dengan penurunan lebih dari 6% sepanjang 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU

[X]
×