CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.600.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.638   72,00   0,41%
  • IDX 6.491   -98,43   -1,49%
  • KOMPAS100 854   -12,54   -1,45%
  • LQ45 647   -9,36   -1,43%
  • ISSI 226   -4,13   -1,80%
  • IDX30 359   -5,35   -1,47%
  • IDXHIDIV20 447   -5,12   -1,13%
  • IDX80 97   -1,44   -1,46%
  • IDXV30 125   -1,42   -1,12%
  • IDXQ30 115   -1,71   -1,46%

Kalbe Farma (KLBF) Bidik Pertumbuhan Ekspor Dobel Digit, Fokus ASEAN


Jumat, 11 September 2026 / 12:00 WIB
Kalbe Farma (KLBF) Bidik Pertumbuhan Ekspor Dobel Digit, Fokus ASEAN
ILUSTRASI. KLBF Kembangkan Stem Cell dan Bioteknologi (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) membidik pertumbuhan ekspor secara dobel digit dalam jangka panjang. Untuk itu, KLBF akan fokus memperbesar kontribusi penjualan dari pasar Asia Tenggara atau ASEAN. 

Direktur Keuangan Kalbe Farma Kartika Setiabudy menjelaskan kontribusi ekspor KLBF saat ini masih di bawah 10% terhadap total penjualan karena porsinya relatif kecil, peningkatan kontribusi ekspor berlangsung bertahap.

“Untuk bisnis ekspor ini menjadi suatu target bagi kami untuk bisa meningkatkan kontribusi ekspor kami yang saat ini masih di kisaran di bawah 10%,” jelasnya dalam konferensi pers, Jumat (11/9/2026). 

Baca Juga: Kalbe Farma (KLBF) Kantongi Laba Rp 1,97 Triliun di Semester-I 2026

Kartika menyebut dalam dua tahun terakhir pertumbuhan ekspor KLBF sudah cukup baik. Ke depan, KLBF menginginkan pertumbuhan ekspor lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan bisnis di pasar domestik.

“Secara jangka panjang kami menginginkan adanya pertumbuhan yang lebih tinggi dari bisnis ekspor kami di atas pertumbuhan untuk pasar lokal,” katanya.

Per 30 Juni 2026, KLBF meraup penjualan bersih Rp 19,47 triliun atau tumbuh 14,04% secara tahunan. Berdasarkan segmennya, penjualan domestik menyumbang Rp 18,04 triliun dan ekspor Rp 1,43 triliun. 

 

Kalau dicermati segmen ekspor mengalami pertumbuhan sebesar 23,66% secara tahunan. Pada semester I-2025, segmen ekspor KLBF hanya berkontribusi senilai Rp 1,15 triliun. 

Saat ini, kawasan Asia Tenggara menjadi pasar utama ekspor KLBF. Kartika bilang KLBF melihat masih terdapat ruang untuk meningkatkan penjualan melalui negara-negara tetangga yang telah menjadi tujuan ekspor.

“Terutama kami melakukan ekspor ke pasar regional di kawasan Asia Tenggara dengan beberapa negara tetangga yang merupakan tujuan ekspor utama kami,” jelasnya.

Baca Juga: Kalbe Farma (KLBF) Perluas Pasar ASEAN dan Perkuat Portofolio Produk di 2026

KLBF akan mendorong pertumbuhan ekspor dengan membawa produk yang sesuai dengan kebutuhan negara tujuan. Strategi tersebut diharapkan dapat memperbesar kontribusi pasar internasional secara bertahap.

Kartika menambahkan peningkatan ekspor juga diharapkan menjadi natural hedging bagi KLBF. Dengan demikian, pendapatan dari pasar internasional dapat membantu KLBF mengelola dampak volatilitas nilai tukar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×