kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   -4.000   -0,16%
  • USD/IDR 18.080   20,00   0,11%
  • IDX 5.388   59,54   1,12%
  • KOMPAS100 697   10,48   1,53%
  • LQ45 545   8,81   1,64%
  • ISSI 183   1,92   1,06%
  • IDX30 305   4,36   1,45%
  • IDXHIDIV20 400   6,31   1,60%
  • IDX80 80   1,24   1,57%
  • IDXV30 111   1,31   1,20%
  • IDXQ30 101   1,89   1,91%

Harga Minyak Naik ke Level Tertinggi dalam Empat Bulan, Terangkat Pelemahan Dolar AS


Selasa, 19 Maret 2024 / 20:03 WIB
Harga Minyak Naik ke Level Tertinggi dalam Empat Bulan, Terangkat Pelemahan Dolar AS
ILUSTRASI. Pompa minyak di Prancis. REUTERS/Christian Hartmann/File Photo


Reporter: Akmalal Hamdhi | Editor: Tendi Mahadi

Wahyu memandang bahwa harapan untuk harga minyak ke depannya datang dari beberapa faktor. Selain harapan Fed pivot atau netral yang bisa mendukung harga minyak dan harapan stimulus yang dapat memicu permintaan global.

Faktor geopolitik adalah harapan utama bagi berbalik menguatnya (rebound) minyak mentah, walaupun sifatnya temporer. Selain itu, faktor dibukanya perekonomian usai covid-19 diharapkan bisa mengangkat permintaan energi.

International Energy Agency (IEA) melihat permintaan minyak global akan meningkat 2024. Dikatakan bahwa konsumsi minyak dunia akan meningkat sebesar 1,1 mbpd pada 2024 dan mencatat produksi dari produsen non-OPEC juga akan menyumbang 1,2 mbpd untuk pasokan global.

Pandangan OPEC tahun ini sedikit berbeda dengan IEA karena melihat peningkatan 2,25 mbpd.

Meski harga minyak turun pada Selasa (19/3), Wahyu menilai harga minyak masih dalam kecenderungan naik. Secara teknikal, struktur rebound konsolidatif dalam bullish channel. Dia memperkirakan harga minyak mentah dunia akan berada dalam rentang US$ 75,00 per barel – US$ 80,00 per barel di semester kedua 2024.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×