kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.598.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.761   68,00   0,38%
  • IDX 6.462   25,58   0,40%
  • KOMPAS100 852   2,28   0,27%
  • LQ45 648   1,42   0,22%
  • ISSI 224   1,27   0,57%
  • IDX30 360   1,29   0,36%
  • IDXHIDIV20 450   2,37   0,53%
  • IDX80 97   0,26   0,27%
  • IDXV30 124   0,43   0,35%
  • IDXQ30 116   0,50   0,43%

Harga Batubara Diprediksi Melandai Hingga Akhir Tahun, Cermati Sentimennya


Jumat, 25 Juli 2025 / 05:40 WIB
Harga Batubara Diprediksi Melandai Hingga Akhir Tahun, Cermati Sentimennya
ILUSTRASI. Sebuah kapal tongkang pengangkut batubara melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (18/6/2025). Harga batubara melemah seiring permintaan impor China yang diperkirakan menurun atau stagnan ke depannya.


Penulis: Chelsea Anastasia, Chelsea Anastasia | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga batubara melemah seiring permintaan impor China yang diperkirakan menurun atau stagnan ke depannya.

Melansir Trading Economics, harga batubara terkoreksi 0,18% secara harian ke level US$ 109,9 per ton pada Rabu (23/7/2025).

Presiden Komisioner HFX International Berjangka, Sutopo Widodo mengatakan tren jangka panjang menunjukkan penurunan output listrik berbahan bakar fosil China.

“Ini disebabkan permintaan listrik yang lebih rendah dan peningkatan pasokan dari energi terbarukan,” katanya, Selasa (22/7).

Baca Juga: Harga Batubara Diproyeksi Tertekan Hingga Akhir Tahun 2025, Cek Sentimennya

Maka, meskipun terdapat pembelian tinggi pada jangka pendek, permintaan dalam jangka panjang akan menekan harga.

Lebih lanjut, pasar batubara global juga dilaporkan makin kelebihan pasokan, seiring peningkatan produksi batubara di negara eksportir seperti Indonesia dan Australia.

Peralihan ke sumber energi bersih juga menjadi faktor pendorong. Kata Sutopo, banyak negara, termasuk China, Jepang, dan Korea Selatan, yang gencar beralih ke gas alam atau LNG, angin, dan surya.

“Dekarbonisasi akan secara bertahap mengurangi permintaan batubara,” ujarnya.

Sutopo juga menyorot kapasitas LNG global yang diproyeksikan akan membanjiri pasar mulai tahun 2027. Ketersediaan LNG yang lebih murah dan berlimpah dapat menjadi substitusi bagi batubara, terutama untuk pembangkit listrik.

Baca Juga: Harga Minyak Diperkirakan Menguat Terbatas hingga Akhir Tahun, Ini Sentimen Pemicunya

Melihat faktor-faktor ini, Sutopo memperkirakan harga batubara akan berada di bawah tekanan. “Kemungkinan bergerak di kisaran US$ 90 sampai US$ 110 per ton hingga akhir tahun ini,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×