kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Fundamental obligasi Indonesia semakin solid


Rabu, 15 September 2021 / 22:06 WIB
ILUSTRASI. Pialang memonitor layar perdagangan saham di Jakarta, Senin (6/9/2021). Fundamental obligasi Indonesia semakin solid.


Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Noverius Laoli

Head of Fixed Income Trimegah Asset Management Darma Yudha juga melihat minat investor asing pada penerbitan obligasi global pemerintah tinggi dan terjadi oversubscribe.  Menurut Yudha, fundamental pasar obligasi Indonesia juga unggul dari negara lain. 

"Apa yang dilakukan Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani dalam mengelola fiskal secara konservatif dan disiplin tertangani dengan baik," kata Yudha. 

Fundamental pasar keuangan Indonesia kuat, juga tercermin dari defisit anggaran yang lebih rendah dari negara lain. Tingkat inflasi juga berhasil terjaga di level yang tetap rendah. Indonesia juga diuntungkan dari momentum kenaikan ahrga komoditas. 

Langkah pemerintah menangani pandemi Covod-19 juga turut mendukung fundamental yang solid. Yudha berhadap momentum penanganan pandemi yang baik ini bisa terus terjaga dengan terus menggenjot distribusi vaksin. "Tidak dipungkiri keberhasilan Indonesia menangani pandemi turut menarik investor asing untuk membeli obligasi global pemerintah," kata Yudha.

Dengan likuiditas pasar yang berlimpah sementara suplai surat utang terbatas, Yudha memproyeksikan yield SUN berpotensi turun ke 5,75% di tahun ini.  

Selanjutnya: Penawaran masuk dalam lelang SUN Selasa (14/9) capai Rp 80,66 triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×