kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Maybank Sekuritas Jadikan XL (EXCL) Top Pick Baru di Sektor Telekomunikasi di ASEAN


Selasa, 10 Februari 2026 / 07:35 WIB
Maybank Sekuritas Jadikan XL (EXCL) Top Pick Baru di Sektor Telekomunikasi di ASEAN
ILUSTRASI. Permintaan Internet yang Kuat Jadi Katalis Positif XLSmart Telecom (EXCL) (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Maybank Sekuritas menetapkan PT XL Axiata Tbk (EXCL) sebagai top pick baru sektor telekomunikasi ASEAN. Saham EXCL menggantikan Advanced Info Service Pcl (ADVANC), dalam laporan riset yang dirilis pada 5 Februari 2026.

Maybank Sekuritas menurunkan rekomendasi ADVANC menjadi Hold setelah saham operator telekomunikasi terbesar Thailand tersebut mencatat reli sekitar 20% sejak awal tahun. Sebaliknya, EXCL justru mengalami koreksi sekitar 17% secara year to date (ytd), terutama dipicu kekhawatiran terkait MSCI, meski fundamental perseroan dinilai tetap solid.

“Koreksi harga saham EXCL menciptakan titik masuk yang menarik, terutama dengan progres integrasi jaringan pascamerger yang berjalan sesuai rencana,” tulis tim riset Maybank Sekuritas.

Baca Juga: Perbaki Kinerja, Bank Tabungan Negara (BBTN) Memperkuat Manajemen Risiko

Pasca konsolidasi XL–Smart yang efektif pada April 2025, proses integrasi jaringan EXCL menunjukkan perkembangan positif. Integrasi Multi-Operator Core Network (MOCN) ditargetkan rampung pada semester I 2026.

Manajemen EXCL masih berada di jalur untuk merealisasikan sinergi sebesar US$ 150 juta–US$ 200 juta pada 2025, yang diperkirakan meningkat hingga US$ 300 juta–US$ 400 juta pada fase steady state. Seiring terealisasinya manfaat integrasi, EXCL berencana menawarkan layanan 5G berkecepatan 500 Mbps dengan tarif Rp 600– Rp 1.000 per GB, jauh lebih kompetitif dibandingkan tarif 4G yang masih berada di atas Rp 2.000 per GB.

Strategi tersebut dinilai berpotensi mendorong peningkatan pangsa pasar di tengah iklim persaingan yang semakin kondusif. Didukung oleh kenaikan pangsa pasar dan efisiensi biaya jaringan, laba EXCL diproyeksikan melonjak hingga sekitar tujuh kali lipat menjadi Rp3,5 triliun pada 2027.

Maybank Sekuritas mencatat proyeksi laba tahun buku 2027 EXCL berada 27% di atas konsensus pasar, membuka ruang bagi revisi naik ke depan. Tim riset menilai koreksi harga saham belakangan ini justru menjadi peluang akumulasi bagi investor.

Sementara itu, ADVANC diturunkan peringkatnya menjadi hold dengan target harga THB 358, seiring pandangan bahwa saham tersebut telah berada di puncak sentimen positif. ADVANC kini diperdagangkan pada P/E tahun 2026 sekitar 22 kali, atau sekitar 20% di atas TRUE dan rata-rata emiten telekomunikasi ASEAN.

Tekanan tambahan berasal dari lonjakan belanja modal jaringan yang diperkirakan naik 44% secara tahunan pada tahun 2026, guna mempertahankan kepemimpinan jaringan di tengah peningkatan konsumsi data dan persaingan yang semakin ketat dengan TRUE. Kondisi ini mendorong pemangkasan estimasi free cash flow to firm (FCFF) sebesar 11%–13% untuk periode tahun 2026–2028.

Baca Juga: Valas Utama Berisiko Rentan Koreksi di Tengah Ketidakpastian Global

Meski EBITDA ADVANC diperkirakan masih tumbuh 5,5% pada 2026, Maybank Sekuritas melihat adanya risiko penurunan laba akibat kenaikan biaya operasional, terutama dari modernisasi TI dan belanja konten. Dividen spesial sebesar THB 19 per saham dinilai bersifat satu kali dan telah tercermin dalam harga saham, sementara ke depan imbal hasil dividen diperkirakan kembali normal di kisaran 5%.

Dalam riset tersebut, Maybank Sekuritas menetapkan StarHub (STH), PLDT, dan EXCL sebagai Top Picks sektor telekomunikasi ASEAN. StarHub dinilai sebagai penerima manfaat utama dari konsolidasi industri telekomunikasi Singapura serta peluang efisiensi biaya pasca investasi Dare+.

Sementara itu, PLDT dipandang menarik setelah tekanan regulasi mereda, dengan valuasi relatif murah di P/E sekitar 8 kali dan imbal hasil dividen sekitar 7%. EXCL dinilai menawarkan potensi kenaikan paling menarik berkat sinergi pascamerger, strategi 5G yang terjangkau untuk mendorong pangsa pasar, serta titik balik pertumbuhan laba yang proyeksinya masih jauh di atas konsensus pasar.

Atas sektor telekomunikasi, tim riset Maybank Sekuritas memasang outlook positif. Saham EXCL diberi rekomendasi buy dengan target harga Rp 4.100 per saham. 

Selanjutnya: Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Selasa (10/2) Melonjak Jadi Segini

Menarik Dibaca: Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Selasa (10/2) Melonjak Jadi Segini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×