kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.195   -69,92   -0,85%
  • KOMPAS100 1.156   -12,41   -1,06%
  • LQ45 829   -10,84   -1,29%
  • ISSI 294   -2,01   -0,68%
  • IDX30 431   -4,70   -1,08%
  • IDXHIDIV20 516   -5,24   -1,00%
  • IDX80 129   -1,49   -1,14%
  • IDXV30 142   -0,63   -0,44%
  • IDXQ30 139   -1,78   -1,26%

IHSG Berpeluang Rebound ke Level 8.200, Ini Strategi dan Saham Pilihan Analis


Selasa, 10 Februari 2026 / 05:15 WIB
IHSG Berpeluang Rebound ke Level 8.200, Ini Strategi dan Saham Pilihan Analis
ILUSTRASI. IHSG berpeluang rebound ke 8.200, namun risiko koreksi tetap ada. (ANTARA FOTO/SULTHONY HASANUDDIN)


Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 96,61 poin atau 1,22% ke 8.031,87 pada akhir perdagangan Senin (9/2/2026).

Kendati demikian, pergerakan IHSG masih berada dalam tekanan pada awal Februari 2026. Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, menilai tekanan tersebut terutama dipicu oleh penurunan outlook kredit Indonesia serta revisi outlook sejumlah emiten oleh lembaga pemeringkat Moody’s. 

"Kondisi ini mencerminkan meningkatnya kehati-hatian investor, khususnya investor asing, di tengah persepsi risiko yang masih tinggi," ungkap Reza kepada Kontan, Senin (9/2/2026).

Baca Juga: IHSG Naik di Awal Pekan, Cek Rekomendasi Teknikal: BRIS, BUKA, ICBP, Selasa (10/2)

Meski demikian, Reza melihat mulai muncul sejumlah sentimen positif yang berpotensi menjadi penyeimbang tekanan terhadap IHSG. 

Salah satunya adalah Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia yang tercatat meningkat dan berada di level tertinggi dalam 12 bulan terakhir, mengindikasikan daya beli serta optimisme domestik masih terjaga.

Selain itu, agenda pertemuan antara MSCI dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) dinilai menjadi katalis penting.

Pertemuan tersebut diharapkan dapat memberikan kejelasan arah kebijakan terkait free float, transparansi, serta aspek investability yang selama ini menjadi perhatian investor global.

Sentimen positif juga datang dari kawasan regional. Penguatan pasar Asia yang didorong oleh meredanya tensi geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat, serta stabilitas politik di Jepang, turut membantu membaiknya sentimen pasar. 

Di sisi lain, kenaikan harga emas global juga mendorong meningkatnya minat terhadap saham-saham komoditas emas di pasar domestik.

Baca Juga: IHSG Naik di Awal Pekan, Cek Rekomendasi Teknikal: BRIS, BUKA, ICBP, Selasa (10/2)

Di tengah fase ini, Reza menyarankan investor untuk menerapkan strategi yang lebih selektif dan disiplin. 

Pendekatan defensif dinilai relevan, khususnya melalui saham-saham sektor consumer defensif yang relatif lebih tahan terhadap volatilitas pasar. Saham komoditas emas juga dapat dimanfaatkan sebagai instrumen lindung nilai di tengah ketidakpastian global.

Dari sisi teknikal, Reza menyampaikan bahwa selama IHSG mampu bertahan di atas area support krusial di kisaran 7.820 - 7.920, maka tren jangka menengah masih tergolong bullish

Dalam skenario tersebut, IHSG berpeluang melakukan rebound menuju area resistance 8.100 - 8.200 pada Februari 2026.

Namun, Reza tetap mengingatkan risiko koreksi lanjutan apabila IHSG kembali menembus area support tersebut, terutama jika sentimen risk-off global kembali meningkat.

Untuk saham yang dapat dicermati secara selektif, Reza merekomendasikan beberapa emiten. Saham HRUM direkomendasikan buy dengan target resistance Rp 1.080 - Rp 1.145 per saham. Selanjutnya, buy saham BRIS dengan target resistance Rp 2.450 - Rp 2.510 per saham. Tak ketinggalan, buy saham ARCI dengan target resistance Rp 1.770 - Rp 1.955 per saham.

Selanjutnya: Keyakinan Konsumen Capai Level Tertinggi, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Menarik Dibaca: Ulang Tahun Terasa Hampa? Waspada, Itu Tanda Birthday Blues

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×