kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.844.000   -183.000   -6,05%
  • USD/IDR 16.784   -34,00   -0,20%
  • IDX 8.047   124,49   1,57%
  • KOMPAS100 1.126   18,02   1,63%
  • LQ45 818   11,61   1,44%
  • ISSI 285   6,90   2,48%
  • IDX30 428   7,25   1,72%
  • IDXHIDIV20 513   7,20   1,43%
  • IDX80 126   2,14   1,74%
  • IDXV30 140   4,18   3,09%
  • IDXQ30 139   1,46   1,07%

Dikritik Pemegang Saham, Keluarga Widjaja Naikkan Tawaran Akuisisi Sinarmas Land


Rabu, 14 Mei 2025 / 22:55 WIB
Dikritik Pemegang Saham, Keluarga Widjaja Naikkan Tawaran Akuisisi Sinarmas Land
ILUSTRASI. Sinarmas.foto/KONTAN/Achmad Fauzie. Keluarga Widjaja melalui Lyon Investments menaikkan tawaran pengambilalihan terhadap Sinarmas Land sebesar 21%.


Sumber: The Straits Times | Editor: Noverius Laoli

Suatu penawaran dianggap “adil” jika nilainya sama atau lebih tinggi dari nilai saham yang ditawarkan.

Dalam menilai kewajaran penawaran, IFA juga mempertimbangkan beberapa faktor, termasuk konsentrasi hak suara, likuiditas saham, dan potensi penawaran alternatif.

Sebelumnya, Asosiasi Investor Sekuritas Singapura (SIAS) pada 5 Mei menyampaikan bahwa banyak pemegang saham minoritas menyatakan keberatan terhadap harga awal 31 sen, yang dinilai terlalu rendah dan bersifat eksploitatif. 

Baca Juga: Forbes: Kekayaan Keluarga Widjaja Melonjak 75% pada 2024 Jadi Rp 300 Triliun

SIAS mencatat nilai aset bersih per saham Sinarmas Land per 31 Desember 2024 adalah sekitar 85 sen, sehingga tawaran awal mencerminkan diskon hingga 63,6%. SIAS juga mempertanyakan metode penilaian yang digunakan oleh IFA.

Menanggapi hal itu, W Capital Markets menyatakan pada 6 Mei bahwa metode penilaiannya telah sesuai dan konsisten dengan praktik industri yang berlaku umum.

Tawaran untuk Sinarmas Land terjadi di tengah tren meningkatnya aksi privatisasi pada 2025. 

Hingga kini, setidaknya sembilan perusahaan lain telah mengumumkan rencana delisting, termasuk SLB Development, PEC, Sin Heng Heavy Machinery, Econ Healthcare, Murata Manufacturing, ICP, Amara Holdings, Procurri Corp, dan Ban Leong Technologies. 

Baca Juga: Prudential Plc Pertimbangkan Penjualan Saham Minoritas Eastspring Investments

Sementara itu, dua perusahaan lainnya, Japfa dan Paragon Real Estate Investment Trust, telah menerima tawaran untuk diambil alih secara privat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×