kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Di Tengah Gempuran Cukai Rokok, Simak Rekomendasi Saham HMSP dan GGRM


Selasa, 13 September 2022 / 05:30 WIB


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Noverius Laoli

"Selain itu, kami juga memproyeksikan bahwa HJE akan mengikuti kenaikan rata-rata tertimbang-pajak sebesar 8,5% karena pemerintah telah mengantisipasi predatory pricing dengan asumsi tarif dasar HTP sebesar 85% atau tidak berubah," paparnya.

Oleh sebab itu, MNC Sekuritas menyematkan rating netral untuk sektor tembakau. Pertimbangannya, sebagian besar dari kemungkinan kebijakan cukai rokok yang agresif mencapai dua digit di 2023 dan peluang tipis untuk meneruskan harga ke konsumen.

Baca Juga: Mirae Asset Sekuritas Rekomendasikan Hold Saham HMSP, Simak Ulasannya

Dari sana, Raka mempertahankan rekomendasi hold untuk HMSP dengan target harga Rp 950. Hal ini seiring dengan kemampuan HMSP mempertahankan marjinnya didorong oleh strategi diversifikasi produk dan potensi pertumbuhan di segmen KLM.

 

Untuk GGRM, Raka juga merekomendasikan hold dengan target harga Rp 23.000.

Namun demikian, dirinya menilai GGRM masih akan berada di bawah tekanan akibat penurunan pasar SKM seiring ketatnya persaingan dengan SKT seperti Rokok “Juara” yang diluncurkan oleh Korea Tobacco & Ginseng (KT&G).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×