kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.878   -57,00   -0,32%
  • IDX 5.844   -51,66   -0,88%
  • KOMPAS100 758   -6,91   -0,90%
  • LQ45 578   -5,80   -0,99%
  • ISSI 202   -0,66   -0,33%
  • IDX30 328   -3,56   -1,08%
  • IDXHIDIV20 403   -4,41   -1,08%
  • IDX80 86   -0,77   -0,89%
  • IDXV30 109   -0,66   -0,60%
  • IDXQ30 106   -1,18   -1,10%

Di New York, Emas Melorot Lagi


Selasa, 20 Juli 2010 / 09:23 WIB


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SEATTLE. Kontrak harga emas kembali melorot ke level terendah dalam tujuh minggu terakhir. Hal itu disebabkan penurunan permintaan emas dunia.

Berdasarkan data yang dirilis Pemerintah AS, sejumlah hedge fund manager dan sejumlah spekulator besar menahan posisi taruhan mereka saat terjadinya reli di kontrak emas COMEX sebesar 2% menjadi 204,921. Itu menandakan level paling rendah sejak 6 April lalu. Sebelumnya, pada 21 Juni lalu, harga emas sempat turun 6,7% dari rekor tertingginya di level US$ 1.266,50 per troy ounce.

“Tidak ada permintaan fundamental untuk emas. Perdagangan emas memang cukup ramai. Namun, pada saat investor mulai menjual, tak ada yang membeli,” jelas Leonard Kaplan, President Prospector Asset Management di Evanston, Illinois.

Sekadar informasi, kontrak harga emas untuk pengantaran Agustus turun US$ 6,30 atau 0,5% menjadi US$ 1.181,90 di COMEX New York. Sebelumnya, harga minyak sempat menyentuh US$ 1.176,90, yang merupakan posisi terendah sejak 24 Mei lalu.

Robin Bhar, Analis Logam dari Credit Agricole CIB London memprediksi, arah pergerakan harga cenderung menurun pada minggu ini. “Emas bakal bergerak di kisaran US$ 1.180 dan 1.190,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×