Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat
KONTAN.CO.ID - LONDON. MSCI, penyedia indeks saham global, masih mempertahankan Indonesia dalam kelompok negara emerging market.
MSCI telah melaksanakan tinjauan tahunan tahun 2026 untuk Indeks MSCI Frontier Emerging Markets.
"Tidak ada perubahan pada daftar negara emerging markets (pasar berkembang) yang saat ini tercakup dalam Indeks MSCI Frontier Emerging Markets sebagai hasil dari tinjauan ini," demikian MSCI dalam pengumumannya, Kamis pagi waktu Indonesia (13/8/2026).
Baca Juga: Ini Jadwal Lengkap Tinjauan Indeks MSCI Berikutnya Sampai Tahun 2028
Dengan demikian, Indonesia yang sebelumnya masuk kelompok emerging market, tetap masuk dalam kategori tersebut.
Hanya saja, MSCI dalam pengumuman terbaru mengeluarkan dua saham Indonesia dalam daftar Indeks MSCI Global Standard Cap. Kedua saham itu adalah PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN).
Namun khusus saham CPIN, MSCI masih memasukkan saham ini dalam daftar Indeks MSCI Global Small Cap.
Sebagai pengingat, Indeks MSCI Frontier Emerging Markets disusun dengan menggabungkan seluruh indeks negara dalam Indeks MSCI Frontier Markets dan indeks negara terpilih dalam Indeks MSCI Emerging Markets. Komposisi negara emerging markets dalam Indeks MSCI Frontier Emerging Markets ditinjau setiap tahun.
Baca Juga: Hasil Review MSCI: Saham GOTO Terdepak, Saham CPIN Turun Kelas
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News











![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
