kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   18.000   0,66%
  • USD/IDR 17.719   -99,00   -0,56%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

COIN Tahan Laba 2025 untuk Perkuat Modal dan Likuiditas


Senin, 15 Juni 2026 / 21:09 WIB
COIN Tahan Laba 2025 untuk Perkuat Modal dan Likuiditas
ILUSTRASI. PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) (COIN/PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN))


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) memperoleh persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk menetapkan laba bersih tahun buku 2025 sebagai laba ditahan dan cadangan umum.

Keputusan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya perseroan memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung pengembangan bisnis jangka panjang. COIN menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola perusahaan serta menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan.

COIN  secara konsisten mengedepankan prinsip kehati-hatian, memperkuat fungsi pengawasan, dan menerapkan tata kelola perusahaan yang baik. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kinerja yang berkelanjutan, terutama di tengah kondisi pasar yang diperkirakan lebih menantang sepanjang 2026.

Direktur Utama PT Indokripto Koin Semesta Tbk, Ade Wahyu, mengatakan keputusan menahan laba tahun buku 2025 merupakan langkah strategis dan prudent untuk menjaga likuiditas perusahaan, memperkuat infrastruktur dua anak usaha, yakni PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kustodian Koin Indonesia (ICC), serta meningkatkan ketahanan operasional di tengah dinamika industri aset kripto.

Baca Juga: COIN Dukung CFX Turunkan Biaya Transaksi Bursa Kripto

“Keputusan membukukan laba tahun buku 2025 sebagai laba ditahan merupakan langkah prudent untuk menjaga likuiditas, memperkuat infrastruktur anak usaha, serta mendukung penguatan fundamental bisnis jangka panjang guna menciptakan nilai berkelanjutan bagi pemegang saham,” ujar Ade dalam keterangannya, Senin (15/6/2026).

Menurut Ade, perseroan memilih memprioritaskan penguatan fundamental bisnis jangka panjang demi menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham.

Selain menyetujui penggunaan laba bersih, RUPST yang digelar pada 15 Juni 2026 juga menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris. Pemegang saham menerima pengunduran diri Silvano Winston Rumantir dari jabatan Komisaris dan mengangkat Aaron Ang Nio sebagai Komisaris baru.

Ade menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan Silvano Winston Rumantir selama menjabat. Ia juga menyambut bergabungnya Aaron Ang Nio dan meyakini kehadirannya akan memperkuat fungsi pengawasan, tata kelola perusahaan, serta mendukung pertumbuhan COIN yang berkelanjutan.

Baca Juga: COIN Dukung Bursa Kripto CFX Turunkan Biaya Transaksi

Dalam rapat yang sama, pemegang saham juga menyetujui Laporan Tahunan Perseroan, mengesahkan Laporan Keuangan Konsolidasian Tahun Buku 2025, menyetujui Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris Tahun Buku 2025, serta menerima laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum per 31 Desember 2025.

Dengan keputusan tersebut, susunan Dewan Komisaris dan Direksi COIN saat ini adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
* John A. Prasetio : Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen
* Aaron Ang Nio : Komisaris
Direksi
* Ade Wahyu : Direktur Utama
* Adri P. Martowardojo : Direktur
* Abraham Ardian Nawawi : Direktur

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×