kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.526.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.159   -7,00   -0,04%
  • IDX 5.057   -41,01   -0,80%
  • KOMPAS100 651   -4,49   -0,68%
  • LQ45 515   -0,12   -0,02%
  • ISSI 169   -2,02   -1,18%
  • IDX30 290   0,46   0,16%
  • IDXHIDIV20 392   3,47   0,89%
  • IDX80 75   -0,37   -0,49%
  • IDXV30 109   1,70   1,58%
  • IDXQ30 98   0,32   0,33%

Harga Minyak Mentah Diproyeksi Naik Pekan Depan, Ini Pemicunya


Minggu, 02 Agustus 2026 / 14:33 WIB
Harga Minyak Mentah Diproyeksi Naik Pekan Depan, Ini Pemicunya
ILUSTRASI. Harga Minyak Dunia (REUTERS/Eli Hartman)


Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Harga minyak mentah WTI diproyeksi kembali naik pada pekan depan seiring meningkatnya eskalasi geopolitik Amerika Serikat (AS) - Iran. Mengutip Trading Economics, harga minyak mentah WTI di level US$ 84,67 per barel pada Jumat (31/7), naik 23,46% dalam sebulan. 

Analis Mata Uang & Komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan, permasalahan geopolitik di Timur Tengah masih terus memberi dorongan terhadap memanasnya harga minyak mentah dunia. AS dan Israel disebut sedang mempersiapkan kampanye pengeboman besar-besaran terhadap infrastruktur energi Iran

Arab Saudi disebut juga menyerukan persatuan negara arab terhadap blokade yang dilakukan Houthi Yaman dan Iran di Laut Merah. Sebab jalur tersebut juga salah satu jalur minyak mentah Arab Saudi. 

Baca Juga: Rupiah Berpeluang Tertekan, Efek Data AS dan Pergerakan Yield US Treasury

“Blokade di Selat Hormuz sampai saat ini membuat transportasi di Selat Hormuz terbatas. Ini membuat ketegangan tersendiri apabila AS dan israel melakukan penyerangan besar – besaran,” ucap Ibrahim, Minggu (2/8/2026). 

Ibrahim memproyeksikan harga minyak mentah WTI dalam sepekan ke depan dikisaran US$ 80,50 – US$ 96 per barel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×