kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.901   42,00   0,24%
  • IDX 6.203   75,42   1,23%
  • KOMPAS100 822   14,90   1,85%
  • LQ45 616   5,25   0,86%
  • ISSI 216   0,17   0,08%
  • IDX30 349   1,16   0,33%
  • IDXHIDIV20 427   0,27   0,06%
  • IDX80 93   0,71   0,77%
  • IDXV30 118   -0,23   -0,20%
  • IDXQ30 112   0,01   0,01%

Dana IPO Masih Nganggur, Begini Penjelasan Indokripto (COIN)


Rabu, 21 Januari 2026 / 13:24 WIB
Dana IPO Masih Nganggur, Begini Penjelasan Indokripto (COIN)
ILUSTRASI. Kondisi likuiditas internal CFX dan ICC sangat solid, membuat COIN menunda injeksi modal IPO. (COIN) (DOK/COIN)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) belum menggunakan dana hasil penawaran umum saham perdana alias Initial Public Offering (IPO) karena beberapa pertimbangan. 

Melalui gelaran IPO pada 9 Juli 2025, COIN berhasil meraup dana segar sebesar Rp 220,58 miliar. Rencananya, dana hasil IPO tersebut direncanakan untuk memperkuat modal belanja dua anak perusahaan. 

Yakni, sebesar Rp 175,99 miliar atau setara dengan 85% dari perolehan dana IPO akan disalurkan kepada Bursa Kripto PT Central Finansial X (CFX) dan Rp 31,05 miliar kepada Lembaga Kustodian PT Kustodian Koin Indonesia (ICC). 

Baca Juga: Indokripto Koin Semesta (COIN), Emiten Kripto Pertama Himpun Rp 220 Miliar dari IPO

Direktur Utama Indokripto Koin Semesta Ade Wahyu menjelaskan di tengah dinamika yang terjadi di industri aset kripto, pihaknya memilih memasang prinsip hati-hati dan adaptif. 

“Atas pertimbangan tersebut, ditambah dengan kondisi fundamental kedua anak perusahaan yang masih solid membuat kami memilih untuk belum merealisasikan (penggunaan dana) IPO,” jelasnya dalam keterbukaan informasi, Rabu (21/1/2026). 

Baca Juga: Ini Alasan Perusahaan Hashim Djojohadikusumo Jadi Pemegang Saham Indokripto (COIN)

Ade bilang, kondisi likuiditas internal yang solid pada CFX dan ICC memberikan fleksibilitas bagi COIN belum melakukan injeksi modal. Ini memungkinkan COIN untuk meninjau kembali waktu dalam menyalurkan dana. 

“Kami meyakini, strategi ini diambil agar penggunaan dana IPO menjadi lebih efisien, tepat sasaran, dan memberikan dampak multiplier yang maksimal bagi rencana jangka panjang,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×