Reporter: Yuliana Hema | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten farmasi, PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk (OBAT) memfinalisasi investasi Rp 4,9 miliar untuk mengembangkan ekosistem kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI).
Direktur Utama Brigit Biofarmaka Teknologi Is Heriyanto mengatakan, investasi tersebut menjadi bagian dari pengembangan aset teknologi OBAT yang diharapkan dapat digunakan secara berkelanjutan.
“Pada 16 September 2026, kami telah memfinalisasi investasi dengan total Rp 4,9 Miliar untuk pengembangan Ekosistem AI. Investasi tersebut merupakan bagian dari pengembangan aset teknologi OBAT,” jelasnya dalam keterbukaan informasi, Kamis (17/9/2026).
Baca Juga: IHSG Rebound 0,40% ke 6.462, Top Gainers LQ45: MAPI, CUAN, PTBA, Kamis (17/9)
Heriyanto menjelaskan ekosistem AI tersebut diharapkan dapat membantu OBAT memahami perkembangan pasar dan kebutuhan pelanggan, meningkatkan efektivitas komunikasi dan pemasaran secara otomatis.
OBAT juga telah memiliki hak cipta atas tiga program komputer yang tercatat pada Kementerian Hukum Republik Indonesia, yakni MAXMOOD AI, OTOMUS AI, dan SomAI. Ketiganya tercatat atas nama OBAT.
Heriyanto bilang, kepemilikan tiga hak cipta tersebut menjadi bagian dari aset teknologi OBAT sekaligus dasar bagi perusahaan untuk mengembangkan dan memanfaatkan teknologi sesuai kebutuhan usaha.
“Pengembangan Ekosistem AI diharapkan dapat memberikan manfaat bagi Perseroan, antara lain melalui peningkatan pendapatan, efisiensi biaya operasional, dan peningkatan profitabilitas,” jelasnya.
Saat ini, fokus utama ekosistem AI OBAT adalah meningkatkan penjualan dan efisiensi biaya pemasaran. Pemanfaatan teknologi tersebut juga diharapkan dapat mengurangi pekerjaan berulang, mempercepat proses kerja, dan mengoptimalkan sumber daya,.
Heriyanto bilang, pengembangan ekosistem AI akan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan usaha dan perkembangan teknologi. OBAT juga akan melakukan evaluasi secara berkala untuk mengukur manfaat dan efektivitas investasi tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














