Reporter: Yuliana Hema | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL) berencana membagikan saham bonus kepada pemegang saham dengan rasio 6:4 yang berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor atau agio saham.
Untuk mengeksekusi aksi korporasi ini, PPGL akan meminta persetujuan terlebih dahulu kepada pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Oktober 2026.
PPGL mengusulkan penerbitan maksimal 514,12 juta saham bonus dengan nilai nominal Rp 22 per saham. Setelah aksi tersebut, jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh menjadi maksimal 1,285 miliar saham.
Baca Juga: Brigit Biofarmaka (OBAT) Investasi Rp 4,9 Miliar untuk Kembangkan Ekosistem AI
Manajemen PPGL menyebut pembagian saham bonus ditujukan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus memberikan manfaat kepada pemegang saham. Aksi tersebut juga diharapkan meningkatkan likuiditas saham PPGL di BEI.
“Ini dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan dan memberikan benefit kepada Pemegang Saham PPGL,” tulis Manajemen PPGL dalam keterbukaan informasi yang dirilis, Kamis (17/9/2026).
Adapun saham bonus tersebut berasal dari sebagian tambahan modal disetor PPGL per 31 Desember 2025 yang mencapai Rp 13,21 miliar. Dana tersebut berasal dari agio saham hasil penawaran umum perdana saham PPGL pada 2025.
Dengan rasio 6:4, setiap pemegang enam saham PPGL akan memperoleh empat saham bonus. Saham bonus tersebut bukan merupakan dividen saham, melainkan berasal dari kapitalisasi agio saham.
Berdasarkan ketentuan tersebut, total nilai saham bonus yang akan dibagikan mencapai Rp 11,31 miliar. Nilai tersebut dihitung berdasarkan nilai nominal saham PPGL sebesar Rp 22 per saham.
Pemegang saham yang berhak memperoleh saham bonus adalah investor yang tercatat dalam daftar pemegang saham PPGL pada 4 November 2026. Saham harus diperoleh sesuai batas waktu perdagangan cum bonus.
Adapun untuk pasar reguler dan negosiasi, periode cum bonus berakhir pada 2 November 2026. Sementara manajemen PPGL menjadwalkan cum pasar tunai berakhir pada 4 November 2026.
Setelah periode tersebut, perdagangan saham tanpa hak atas saham bonus atau ex bonus dimulai pada 3 November 2026 untuk pasar reguler dan negosiasi, serta 5 November 2026 untuk pasar tunai.
Jika tidak ada aral melintang PPGL menjadwalkan pendistribusian saham bonus pada 25 November 2026. Laporan pendistribusian saham bonus kepada OJK yang telah diperiksa kantor akuntan publik dijadwalkan disampaikan pada 9 Desember 2026.
Manajemen PPGL menegaskan rencana pembagian saham bonus masih bergantung pada persetujuan RUPSLB. Jika agenda tersebut tidak disetujui pemegang saham, rencana pembagian saham bonus tidak dapat dilaksanakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














