kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   2.000   0,08%
  • USD/IDR 18.066   32,00   0,18%
  • IDX 4.986   -199,16   -3,84%
  • KOMPAS100 631   -27,05   -4,11%
  • LQ45 489   -19,73   -3,88%
  • ISSI 172   -7,53   -4,20%
  • IDX30 273   -10,48   -3,70%
  • IDXHIDIV20 357   -9,14   -2,49%
  • IDX80 72   -3,07   -4,08%
  • IDXV30 100   -1,78   -1,74%
  • IDXQ30 90   -3,22   -3,47%

AEI Sebut Evaluasi MSCI Jadi Momentum Pembenahan Pasar Modal RI


Senin, 19 Oktober 2026 / 13:33 WIB
AEI Sebut Evaluasi MSCI Jadi Momentum Pembenahan Pasar Modal RI
ILUSTRASI. INDONESIA-MSCI/ (REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) mendukung langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI) dan pemangku kepentingan memperkuat integritas pasar modal. Evaluasi MSCI dinilai menjadi momentum pembenahan struktural.

Ketua Umum Asosiasi Emiten Indonesia Armand Hartono mengatakan, pasar modal berkelas dunia tidak cukup hanya memiliki kapitalisasi besar dan volume transaksi tinggi. Kepercayaan investor juga menjadi faktor utama yang harus dijaga.

“Yang lebih utama, pasar modal kelas dunia adalah pasar modal yang terpercaya. Kepercayaan tersebut dibangun melalui infrastruktur yang andal, transparansi, keterbukaan kepemilikan, free float yang memadai dan sehat,” jelasnya dalam keterangan resmi, Senin (19/10/2026). 

Baca Juga: Diduga Manipulasi Saham Hingga Bayar Denda Rp 1,5 Triliun, Ini Respon Manajemen DSSA

Menurutnya, pembenahan pasar modal Indonesia perlu mencakup peningkatan kualitas keterbukaan informasi emiten, transparansi struktur kepemilikan saham, serta peningkatan free float yang sehat. Ini dinilai dapat mendukung likuiditas dan investabilitas saham.

Selain itu, AEI mendorong penguatan infrastruktur perdagangan, kliring, dan penyelesaian transaksi agar lebih efisien, andal, serta aman. Penegakan hukum dan tata kelola juga perlu diperkuat untuk melindungi investor.

Armand menilai penerapan regulasi harus berlangsung secara konsisten, proporsional, dan akuntabel. Kepastian hukum serta perlindungan investor minoritas juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia.

“Pasar yang kuat bukan hanya menarik investasi, tetapi juga mampu menjaga integritas dan melindungi kepentingan seluruh pelaku pasar,” jelasnya.

Armand menambahkan, pembenahan pasar modal membutuhkan sinergi antara regulator, bursa, emiten, investor, dan seluruh pelaku pasar. Reformasi juga perlu memperhatikan kesiapan implementasi serta keberlanjutan pertumbuhan pasar.

Menurutnya, evaluasi lembaga indeks global seperti MSCI perlu disikapi secara terbuka dan konstruktif sebagai referensi peningkatan kualitas pasar. Namun, tujuan reformasi seharusnya melampaui pemenuhan kriteria indeks tertentu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×