kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Wijaya Karya (WIKA) garap dua proyek rumahsakit darurat corona


Selasa, 24 Maret 2020 / 19:55 WIB
ILUSTRASI. Petugas kesehatan memeriksa alat kesehatan di ruang IGD Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3/2020). Dalam renovasi ini, WIKA menggarap tower 7 dan sudah diselesaikan dalam waktu empat hari.


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) menjadi salah satu BUMN Karya yang ditunjuk pemerintah dalam renovasi wisma atlet untuk dijadikan rumahsakit darurat corona. Dalam renovasi ini, WIKA menggarap tower 7 dan sudah diselesaikan dalam waktu empat hari.

Selain itu WIKA melalui anak usahanya PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) membangun karantina corona milik Kementerian PUPR di Pulau Galang Batam dengan teknologi modular. Karantina ini rencananya dapat menampung 360 pasien. Diharapkan rumahsakit ini selesai pada akhir Maret 2020.

Baca Juga: Garap rumahsakit darurat Covid-19, Adhi Karya (ADHI) pastikan punya cukup kas

Dalam pembangunan tersebut, Sekretaris Perusahaan Mahendra Vijaya mengatakan WIKA belum melakukan hitungan. Saat ini manajemen juga tengah membahas skema pembayaran. Namun dia memastikan pembangunan proyek ini tidak akan mengganggu kinerja.

"Untuk perolehan kontrak masih berjalan terus, hanya saja tantangan utamanya terkait penyebaran Covid-19 itu sendiri, bukan karena proyek-proyek tersebut," jelas dia.

Baca Juga: Naik 32%, Laba Wijaya Karya (WIKA) Ditopang Hasil KSO dan Divestasi Jalan Tol Sumo

Asal tahu saja pada masa ini, perusahaan-perusahaan diimbau memberlakukan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) sehingga WIKA juga melakukan penyesuaian pola kerja. Selain itu, WIKA juga mendapatkan penugasan dari Kementerian BUMN untuk melakukan buyback saham mengingat Covid-19 juga menjangkit bursa.

WIKA berkomitmen bakal melakukan buyback Rp 300 miliar. Dana tersebut berasal dari saldo laba. Di mana pada laporan keuangan tahunan 2019 saldo laba tercatat sebesar Rp 7,26 triliun. Sementara itu, WIKA memiliki kas dari aktivitas operasi sebesar Rp 833,09 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×