kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 18.185   38,00   0,21%
  • IDX 5.266   -106,96   -1,99%
  • KOMPAS100 682   -13,68   -1,97%
  • LQ45 533   -9,14   -1,69%
  • ISSI 179   -4,42   -2,41%
  • IDX30 300   -4,55   -1,49%
  • IDXHIDIV20 399   -1,83   -0,46%
  • IDX80 79   -1,55   -1,93%
  • IDXV30 111   -0,19   -0,17%
  • IDXQ30 101   -0,86   -0,84%

Wall Street: S&P 500 & Nasdaq Naik, Harga Minyak Turun Jelang Keputusan The Fed


Selasa, 27 Oktober 2026 / 20:50 WIB
Wall Street: S&P 500 & Nasdaq Naik, Harga Minyak Turun Jelang Keputusan The Fed
ILUSTRASI. Indeks Utama Wall Street dibuka beragam pada perdagangan Selasa (27/10) (REUTERS/Jeenah Moon)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Indeks Utama Wall Street dibuka beragam pada perdagangan Selasa (27/10/2026) dengan indeks S&P 500 dan Nasdaq naik, didukung penurunan harga minyak yang meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko. Investor juga menanti keputusan suku bunga Federal Reserve pekan ini.

Mengutip Reuters, pada bel pembukaan perdagangan, indeks Dow Jones Industrial Average turun 84,1 poin, atau 0,16% ke level 52.277,49. S&P 500 naik 22,7 poin, atau 0,30%, menjadi 7.699,47, sementara Nasdaq Composite menguat 116,9 poin, atau 0,45% ke level 26.286,306.

The Fed diperkirakan secara luas akan mempertahankan suku bunga pada hari Rabu, menyusul kenaikan yang dilakukan bulan lalu. Meski demikian, pasar mengantisipasi setidaknya dua kenaikan suku bunga lagi hingga pertengahan tahun 2027, mengingat indikator inflasi utama masih berada di level tinggi di tengah konflik yang terus berlangsung antara AS dan Iran.

Baca Juga: Menakar Potensi Window Dressing Kala Pasar Volatil di Akhir Tahun

Harga minyak mentah Brent turun untuk sesi kedua berturut-turut dalam perdagangan yang fluktuatif, meskipun tetap bertahan di dekat level tertinggi sejak akhir April.

Saham Coca-Cola naik tipis 0,1% dalam perdagangan pre market setelah perusahaan minuman raksasa tersebut menaikkan proyeksi laba tahunannya. Saham PayPal naik 1,4% setelah perusahaan pembayaran tersebut juga meningkatkan perkiraan laba tahunan yang disesuaikan.

Perusahaan teknologi berskala besar (hyperscalers) seperti Alphabet, Microsoft, dan Amazon.com dijadwalkan untuk melaporkan kinerja keuangan mereka akhir minggu ini. Hasil laporan tersebut akan dicermati untuk melihat apakah investasi besar-besaran di bidang kecerdasan buatan (AI) telah membuahkan pertumbuhan. 

Ahli strategi ekuitas Jefferies, Jane Gibbons, menyatakan dalam sebuah catatan bahwa pertumbuhan saham-saham yang tergabung dalam kelompok Magnificent 7 berpotensi tertinggal dibandingkan saham-saham lain dalam indeks S&P 500. Perusahaan pialang tersebut memproyeksikan laba kelompok saham teknologi terbesar di AS ini akan tumbuh sebesar 21%, sementara saham-saham lain dalam indeks acuan tersebut diperkirakan tumbuh sebesar 32%.

Saham-saham berkapitalisasi pasar sangat besar (megacap) dan saham pertumbuhan (growth stocks) diperdagangkan dengan hasil yang beragam. Saham Tesla naik lebih dari 1%, melanjutkan kenaikan lebih dari 5% yang dicatatkan pada sesi sebelumnya.

Saham Meta turun tipis 0,4% setelah perusahaan tersebut meningkatkan nilai penggalangan dana ekuitas terbesarnya menjadi $97,5 miliar guna mendanai ekspansi kecerdasan buatan (AI). Upaya ini juga menarik minat investasi dengan total nilai hingga $5 miliar dari Nvidia, Advanced Micro Devices, dan Broadcom.

Baca Juga: Permintaan AI Melonjak, Tembaga Pimpin Prospek Logam Industri di 2026

Rencana tersebut muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran mengenai keberlanjutan belanja yang didanai oleh utang—di saat biaya pinjaman terus naik—yang telah membebani sektor terkait AI sepanjang bulan ini.

Sentimen pasar sempat membaik pada sesi sebelumnya setelah laboratorium AI, Anthropic, mengajukan dokumen penawaran umum perdana (IPO). Langkah ini menjadi tonggak penting menuju pencatatan saham yang berpotensi memecahkan rekor, meskipun perusahaan tersebut juga mengungkapkan kerugian yang besar serta berbagai kekhawatiran terkait keamanan.

Perkembangan ini turut mendongkrak saham perusahaan cip setelah mengalami tekanan berat selama beberapa minggu terakhir, bersama dengan saham perusahaan lain yang diuntungkan oleh tren AI, seperti produsen produk fotonik dan penyedia layanan komputasi awan generasi baru (neocloud).

"Jika kita melihat kejutan positif atau kenaikan proyeksi laba pada saham-saham AI yang melaporkan kinerja keuangan dari sekarang hingga IPO Anthropic, menurut saya ini akan menciptakan lingkungan yang sangat menguntungkan bagi perusahaan-perusahaan tersebut," ujar Peter Andersen, pendiri Andersen Capital Management.

Para investor juga tengah mencermati pemilihan umum paruh waktu (midterm elections) pada 3 November mendatang, yang akan menentukan pihak mana yang akan mengendalikan Kongres AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Video Terkait



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×