kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 18.181   34,00   0,19%
  • IDX 5.266   -106,96   -1,99%
  • KOMPAS100 682   -13,68   -1,97%
  • LQ45 533   -9,14   -1,69%
  • ISSI 179   -4,42   -2,41%
  • IDX30 300   -4,55   -1,49%
  • IDXHIDIV20 399   -1,83   -0,46%
  • IDX80 79   -1,55   -1,93%
  • IDXV30 111   -0,19   -0,17%
  • IDXQ30 101   -0,86   -0,84%

Laba Bersih Sampoerna (HMSP) Melonjak 44,42% hingga Kuartal III-2026


Selasa, 27 Oktober 2026 / 15:23 WIB
Laba Bersih Sampoerna (HMSP) Melonjak 44,42% hingga Kuartal III-2026
ILUSTRASI. Laba bersih HM Sampoerna (HMSP) capai Rp 6,51 triliun, melonjak 44,42% secara tahunan (YoY) di periode Januari-September 2026 (KONTAN/Panji Indra)


Reporter: Rashif Usman | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) cetak kinerja moncer dengan laba bersih dan pendapatan tumbuh pada periode Januari hingga September 2026. 

Produsen rokok ini membukukan laba bersih sebesar Rp 6,51 triliun, melonjak 44,42% secara tahunan atau year on year (YoY) dibandingkan Rp 4,51 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan laporan keuangannya, Selasa (27/10/2026), kenaikan laba tersebut ditopang oleh pertumbuhan penjualan bersih perusahaan.

Sepanjang sembilan bulan pertama 2026, HMSP mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp 87,51 triliun, naik 4,5% yoy dibandingkan Rp 83,74 triliun pada periode Januari–September 2025.

Baca Juga: OJK Catat Ratusan Ribu Laporan Penipuan, Investor Kripto Diminta Waspada

Dalam rinciannya, penjualan ekspor kepada pihak berelasi mencapai Rp 1,61 triliun dan lokal Rp 458,79 miliar. Kemudian, segmen pihak ketiga untuk sigaret kretek mesin mencapai Rp 52,5 triliun, sigaret kretek tangan Rp 25,82 triliun, sigaret putih mesin Rp 4,13 triliun, sigaret putih tangan Rp 677,77 miliar, produk bebas asap Rp 1,97 triliun dan lainnya Rp 316,25 miliar.

Sejalan dengan pertumbuhan penjualan, laba kotor HMSP meningkat menjadi Rp 16,02 triliun dari Rp 15,41 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Dari sisi beban, beban pokok penjualan meningkat menjadi Rp 71,50 triliun, dibandingkan Rp 68,33 triliun pada Januari–September 2025. Sementara itu, beban penjualan turun menjadi Rp 5,83 triliun dari sebelumnya Rp 5,99 triliun.

Beban umum dan administrasi tercatat sebesar Rp 2,49 triliun, sedikit meningkat dibandingkan Rp 2,46 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

HMSP juga membukukan peningkatan penghasilan keuangan menjadi Rp 321,92 miliar dari Rp 253,87 miliar. Di sisi lain, beban keuangan turun menjadi Rp 26,19 miliar dari Rp 29,56 miliar.

Dengan kinerja tersebut, laba sebelum pajak penghasilan HMSP mencapai Rp 8,35 triliun, meningkat dibandingkan Rp 6,87 triliun pada periode Januari–September 2025.

 

Adapun beban pajak penghasilan turun menjadi Rp 1,84 triliun dari Rp 2,36 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan beban pajak ini turut mendukung pertumbuhan laba bersih perusahaan.

Laba per saham dasar dan dilusian HMSP juga meningkat menjadi Rp 56 per saham hingga kuartal III-2026, dibandingkan Rp 39 per saham pada periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan neraca, HMSP melaporkan total aset Rp 50,41 triliun per September 2026, menurun dari posisi 31 Desember 2026 sebesar Rp 51,56 triliun. 

Total liabilitas dan ekuitas perusahaan masing-masing tercatat Rp 22,15 triliun dan Rp 28,25 triliun. Adapun total aset kas dan setara kas pada akhir periode tercatat Rp 9,12 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×